Site icon Pewarta ID

OJK dan TPAKD Garut Genjot UMKM Naik Kelas, Desa Tepas Papandayan Disiapkan Jadi Pusat Ekonomi Inklusif

Image of Ojk tasikmalaya (2)

GARUT, pewarta.id – Upaya mendorong UMKM agar naik kelas terus dipacu. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Garut memperkuat ekosistem usaha desa melalui Program Desa Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) di kawasan wisata Tepas Papandayan.

Langkah konkret itu diwujudkan lewat kegiatan pra inkubasi lanjutan dan inkubasi yang digelar di Aula Kantor Desa Karamatwangi, Selasa (4/8/2026). Program ini menyasar langsung pelaku UMKM dan masyarakat desa agar lebih siap mengakses layanan keuangan formal sekaligus meningkatkan kapasitas usaha.

Tak sekadar sosialisasi, kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi lintas sektor. Hadir sebagai narasumber, OJK Tasikmalaya, Bank BJB, BPJS Ketenagakerjaan, hingga praktisi industri dari PT Madubaru (PG Madukismo) berbagi pengalaman dan strategi pengembangan usaha berbasis potensi lokal.

Peserta dibekali berbagai materi penting, mulai dari literasi dan inklusi keuangan, akses pembiayaan, perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, hingga peningkatan produktivitas usaha pertanian. Semua diarahkan untuk memperkuat daya saing UMKM agar mampu bertahan dan berkembang secara berkelanjutan.

Manajer OJK Tasikmalaya, Putu Arya Wirasetyanta menegaskan, Program Desa EKI bukan hanya soal pemahaman keuangan, tetapi juga membangun fondasi ekonomi desa yang kokoh.

“Program ini mendorong terbentuknya ekosistem usaha yang berkelanjutan. Masyarakat tidak hanya paham produk keuangan, tetapi juga mendapatkan akses pembiayaan dan pendampingan usaha untuk meningkatkan produktivitas serta daya saing UMKM,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian Pemkab Garut, Riky Rizky Drajat, menyebut kolaborasi ini menjadi energi baru bagi pertumbuhan ekonomi desa berbasis potensi wisata.

“Desa Wisata Tepas Papandayan memiliki peluang besar menjadi pusat pertumbuhan ekonomi masyarakat. Dengan penguatan kapasitas UMKM dan akses keuangan yang lebih luas, desa ini bisa tumbuh mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan,” katanya.

Program Desa EKI sendiri menjadi salah satu strategi unggulan TPAKD Garut dalam mengintegrasikan literasi keuangan dengan pengembangan sektor riil. Fokusnya bukan hanya memperluas akses keuangan, tetapi juga memastikan pelaku usaha desa mampu memanfaatkannya secara optimal.

Ke depan, OJK bersama TPAKD Garut akan terus memperluas implementasi program ini melalui pendampingan intensif, penguatan kolaborasi, serta membuka akses lebih luas terhadap produk dan layanan keuangan formal.

Dengan pendekatan tersebut, Desa Tepas Papandayan diharapkan tak hanya menjadi destinasi wisata unggulan, tetapi juga tumbuh sebagai pusat ekonomi inklusif yang menggerakkan kesejahteraan masyarakat secara nyata.***

Exit mobile version