Site icon Pewarta ID

50 Unit Motor Roda Tiga DTM Tiba, Kodim 0613/Ciamis Percepat Operasional Koperasi Desa Merah Putih di Ciamis dan Banjar

Image of Kdkmp (1)

CIAMIS, pewarta.id — Upaya percepatan pengoperasian Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah Kabupaten Ciamis dan Kota Banjar terus menunjukkan progres signifikan. Komandan Kodim (Dandim) 0613/Ciamis, Letkol Inf Antonius Ari Widiono, S.Sos., M.Hum., mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima bantuan kendaraan operasional berupa 50 unit motor roda tiga DTM untuk mendukung aktivitas koperasi di lapangan.

“Terima kasih, hari ini tanggal 2 Juni 2026, kita kedatangan 50 unit motor roda tiga DTM yang rencananya akan kami distribusikan ke 25 titik KDKMP yang sudah 100 persen siap operasional,” ujar Dandim saat ditemui di Ciamis, Selasa (2/6/2026).

Menurutnya, kehadiran kendaraan operasional tersebut diharapkan mampu mempercepat aktivitas koperasi di berbagai desa dan kelurahan, khususnya dalam mendukung distribusi barang, logistik usaha, hingga pelayanan kepada masyarakat.

“Harapan saya, dengan dukungan kendaraan ini, koperasi yang ada di Ciamis maupun Banjar bisa segera berjalan optimal. Ini menjadi bagian dari upaya percepatan agar KDKMP bisa segera operasional,” jelasnya.

Dandim menyebutkan, secara keseluruhan terdapat 212 titik KDKMP yang ditargetkan berdiri di wilayah Ciamis dan Banjar. Namun hingga saat ini, baru sekitar 55 titik yang telah rampung 100 persen.

“Sekarang progresnya sudah mulai di atas 50 persen. Kita terus dorong percepatan pembangunan, sehingga ditargetkan pada 31 Juli 2026 seluruh KDKMP di wilayah Ciamis dan Banjar bisa selesai dan siap digunakan,” katanya.

Dalam skema operasionalnya, setiap titik KDKMP nantinya akan mendapatkan dua unit motor roda tiga sebagai kendaraan operasional utama. Selain itu, dukungan armada lain juga tengah disiapkan secara bertahap.

“Rencana ke depan akan ada tambahan satu unit truk dan satu unit pickup di tiap titik. Saat ini yang sudah tersedia baru enam unit truk dan 30 unit pickup,” ungkapnya.

Ia menambahkan, seluruh dukungan kendaraan operasional tersebut berasal dari Agrinas yang menyalurkan bantuan berdasarkan progres pembangunan KDKMP di lapangan.

“Kita tidak bisa menentukan target pasti untuk distribusi berikutnya, karena semuanya bergantung pada progres di lapangan. Jika titik sudah 100 persen, maka kendaraan akan langsung didrop oleh Agrinas,” jelasnya.

Tak hanya kendaraan, sarana pendukung lain juga mulai dilengkapi. Hingga kini, sebanyak 18 unit rak (display) telah terdistribusi, serta masing-masing lima unit pendingin ruangan (AC) untuk beberapa titik KDKMP.

“Ke depan, setiap titik ekonomi ini direncanakan akan dilengkapi dengan lima unit AC, termasuk rak-rak untuk menunjang kegiatan usaha koperasi,” tambahnya.

Lebih jauh, Dandim menegaskan bahwa program KDKMP tidak hanya sebatas membangun koperasi, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi baru di daerah.

“Kita berharap KDKMP ini terus berlanjut. Nantinya akan muncul titik-titik ekonomi baru yang mampu memberikan warna bagi perekonomian di Ciamis dan Banjar. Bahkan, ini juga membuka peluang kerja bagi masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Ciomas, Kecamatan Panjalu, Devi Yulviana, menyampaikan rasa syukur atas diterimanya bantuan kendaraan operasional berupa dua unit motor roda tiga untuk KDKMP di desanya.

“Alhamdulillah, sebelumnya kami menerima informasi dari Kodim Ciamis bahwa Desa Ciomas termasuk yang sudah 100 persen dalam pembangunan KDKMP. Hari ini kami mendapat dua unit kendaraan roda tiga sebagai operasional koperasi,” ujarnya.

Ia berharap, bantuan tersebut dapat menjadi pemicu semangat bagi pengurus koperasi dalam mengembangkan usaha dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

“Mudah-mudahan dengan hadirnya kendaraan ini, pengurus koperasi semakin termotivasi untuk memajukan koperasi demi kesejahteraan masyarakat, sesuai harapan pemerintah,” katanya.

Menurut Devi, kendaraan tersebut akan dimanfaatkan untuk mendukung berbagai kegiatan usaha koperasi, mulai dari distribusi hasil produksi hingga pelayanan kepada anggota.

“Kendaraan ini digunakan untuk operasional kegiatan usaha koperasi, apa pun jenis usahanya nanti, termasuk distribusi hasil pertanian,” jelasnya.

Saat ini, KDKMP Desa Ciomas mulai merintis kerja sama dengan para petani lokal, khususnya di sektor pertanian jagung yang menjadi komoditas utama masyarakat setempat.

“Mayoritas warga kami adalah petani. Saat ini kami sudah mulai bekerja sama dengan petani jagung, sekitar 5 hektare lahan sudah berjalan di dua dusun,” ungkapnya.

Ke depan, pihak desa berharap KDKMP dapat berkembang menjadi lembaga ekonomi desa yang kuat, sekaligus menjadi penggerak peningkatan Pendapatan Asli Desa (PADes).

“Harapannya, koperasi ini bisa menjadi lembaga keuangan desa yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan juga mendukung PADes. Kami akan terus bersinergi antara pemerintah desa dan pengurus koperasi,” tandasnya.***

Exit mobile version