Site icon Pewarta ID

Konferensi Jurnalis Kampus Indonesia 2026: IJTI dan Kemnaker Siapkan Generasi Muda Hadapi Era AI

Image of Img 20260606 wa0003

Jakarta, pewarta.id-Ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Jabodetabek menghadiri Konferensi Jurnalis Kampus Indonesia 2026 yang digelar di Hall Dewan Pers, Jakarta. Konferensi perdana ini diperuntukkan bagi Lembaga Pers Mahasiswa dan mahasiswa Ilmu Komunikasi, dengan tujuan memperkuat peran jurnalis muda di tengah disrupsi teknologi dan tekanan ekonomi global maupun domestik yang turut memengaruhi keberlanjutan bisnis media.

 

Ketua Umum IJTI, Herik Kurniawan, menegaskan bahwa kehadiran jurnalisme berkualitas semakin dibutuhkan di tengah gempuran media sosial yang masif. “Muncul harapan dari ruang-ruang akademik. Jurnalis kampus adalah motor penggerak sekaligus pilar masa depan yang akan meneruskan keberlanjutan jurnalis profesional, independen, dan berintegritas,” ujarnya.

 

Herik menambahkan, konferensi ini merupakan wujud komitmen IJTI dalam mendampingi, membina, dan memperkuat ekosistem pers mahasiswa. “Konferensi menjadi wadah strategis bagi jurnalis muda untuk bertukar gagasan, meningkatkan kompetensi, sekaligus merumuskan arah masa depan jurnalisme di tanah air,” katanya.

 

Dalam kesempatan tersebut, IJTI juga menjalin kerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia menghadapi transformasi digital dan perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Kolaborasi ini diarahkan untuk memperkuat publikasi serta edukasi ketenagakerjaan kepada masyarakat.

 

Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi, menyampaikan bahwa fokus utama kerja sama adalah menyiapkan generasi muda, khususnya jurnalis kampus, agar memiliki kompetensi relevan dengan perkembangan teknologi. “Disrupsi digital adalah keniscayaan yang harus dihadapi dengan kesiapan kompetensi. Kolaborasi dengan IJTI sangat strategis untuk melakukan upskilling dan reskilling secara berkelanjutan,” ujarnya.

 

Komitmen kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Sekjen Kemnaker, Cris Kuntadi, dan Ketua Umum IJTI, Herik Kurniawan. Kesepahaman berlaku selama tiga tahun, mencakup pengembangan kapasitas SDM, penguatan literasi ketenagakerjaan, serta pemanfaatan sarana dan prasarana.

 

Konferensi Jurnalis Kampus Indonesia 2026 menghasilkan sejumlah rekomendasi penting, di antaranya:

– Menolak segala bentuk intervensi, intimidasi, maupun sensor dari rektorat, dekanat, maupun pihak luar yang mencederai independensi dan kemerdekaan pers mahasiswa.

– Mendesak Dewan Pers untuk melindungi pers kampus.

– Membangun solidaritas antar lembaga pers mahasiswa untuk saling melindungi, mendampingi, dan membela dari segala bentuk kriminalisasi terhadap produk jurnalistik.

 

Exit mobile version