Garut, pewarta.id – Dinas Kesehatan Kabupaten Garut meminta masyarakat mewaspadai kemungkinan munculnya sejumlah penyakit Ramadhan dan Idul Fitri 1447 Hijiriyah. Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, dr. Leli Yuliani, penyakit yang mungkin menjangkiti masyarakat pasca Ramadhan diantaranya penyakit yang terkait saluran pencernaan dan dampak perubahan cuaca.
” Penyakit yang harus diwaspai diantaramya terkait dengan saluran cerna. Kemudian harus diwaspadai juga penyakit yang berhubungan dengan perubahan cuaca, seperti, plu, batuk, pilek, demam. Ini karena tingginya pergerakan orang orang di saat libur lebaran,” ungkap dr. Leli, Kamis (26/03/26).
Karena itu, Leli menghimbau masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan di saat melaksanakan kunjungan silaturahmi lebaran, diantaranya dengan tidak makan dan minum berlebihan.
” Harus menyesuaikan ya, perhatikan kualitas makanan, juga jumlahnya jangan berlebihan. Kemudian dalam melakukan perjalanan, kalau lelah harus banyak beristirahat,” katanya.
Cara lainn agar pasca puasa tetap sehat dalam melakukan perjalanan, lanjut Leli, adalah minum vitamin jika diperlukan, banyak minum air putih, sering sering mencuci tangan, dan jangan lupa pakai masker.
” Silaturahmi itu kan banyak bersalaman, sedangkan kita tidak tahu kondisi orang yang bersalaman itu seperti apa. Makanya harus sering cuci tangan, atau bawa hand sanitizer, sebaiknya juga memakai masker apabila dalam kerumunan orang banyak, atau ketika kita melihat orang sakit,” tuturnya. (Slamet Timur).

