Tasikmalaya, pewarta.id – Pelayanan kesehatan di Kota Tasikmalaya pasca libur Lebaran 2026 terpantau berjalan lancar dan terkendali. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, dr. Asep Hendra H, yang menegaskan bahwa tidak ada kendala berarti dalam pelayanan masyarakat setelah arus mudik dan balik Lebaran selesai.
Menurut dr. Asep, pihaknya telah melakukan pemantauan di sejumlah fasilitas kesehatan, baik rumah sakit maupun puskesmas. “Alhamdulillah, pelayanan kesehatan pasca Lebaran berjalan cukup lancar, tidak ada masalah yang berarti,” ujarnya.
Ia menjelaskan, meski tidak ada lonjakan kasus darurat, beberapa penyakit umum tetap mendominasi kunjungan masyarakat ke fasilitas kesehatan. “Kebanyakan keluhan yang kami temui adalah demam, batuk, pilek, gangguan lambung, dan diare,” kata dr. Asep.
Fenomena ini, lanjutnya, bukan hal yang mengejutkan. “Hal ini terjadi karena faktor pancaroba, cuaca yang tidak menentu. Pagi panas, sore hujan. Kondisi seperti ini memang sering memicu gangguan kesehatan ringan,” jelasnya.
Selain itu, pola makan masyarakat pasca Lebaran juga menjadi perhatian. Banyak warga yang masih terbiasa dengan konsumsi makanan berlemak dan tidak teratur. “Kami mengingatkan agar masyarakat menjaga pola makan yang baik dan teratur. Jangan sampai kebiasaan makan saat Lebaran terbawa terus sehingga menimbulkan masalah kesehatan,” tegas dr. Asep.
Ia menambahkan, masyarakat diimbau untuk segera melakukan pemeriksaan kesehatan jika mengalami gejala yang tidak wajar. “Kalau merasa ada gangguan yang tidak biasa, jangan ditunda. Segera cek ke fasilitas kesehatan terdekat,” katanya.
Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya juga memastikan ketersediaan tenaga medis dan obat-obatan tetap terjaga. “Kami sudah koordinasi dengan rumah sakit dan puskesmas. Semua berjalan normal, tidak ada kekurangan tenaga maupun obat,” ungkap dr. Asep.
Menurutnya, kesiapan pelayanan kesehatan ini merupakan bagian dari antisipasi rutin setiap tahun. “Setiap pasca Lebaran, kami selalu siaga. Karena biasanya ada peningkatan mobilitas masyarakat yang bisa berdampak pada kesehatan,” ujarnya.
Meski demikian, dr. Asep menekankan bahwa kondisi tahun ini relatif terkendali. “Tidak ada kasus luar biasa. Semua masih dalam batas normal,” katanya.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga daya tahan tubuh di tengah perubahan cuaca. “Perbanyak konsumsi buah dan sayur, cukup istirahat, dan jangan lupa olahraga ringan,” pesannya.
Selain itu, ia menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. “Lingkungan yang bersih akan membantu mencegah penyakit menular, terutama diare dan gangguan lambung,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, dr. Asep juga mengapresiasi kerja sama masyarakat yang tetap disiplin menjaga kesehatan. “Kami berterima kasih kepada warga yang sudah sadar pentingnya kesehatan. Ini membantu kami dalam menjaga pelayanan tetap lancar,” katanya.
Ia berharap kesadaran masyarakat terus meningkat, sehingga pelayanan kesehatan tidak terbebani oleh kasus-kasus yang sebenarnya bisa dicegah. “Kalau masyarakat sehat, pelayanan juga lebih ringan. Jadi mari kita sama-sama menjaga,” ujarnya.
Dengan kondisi pelayanan yang terkendali, Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya optimis aktivitas masyarakat pasca Lebaran dapat berjalan normal. “Kami ingin masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan sehat dan produktif,” tutup dr. Asep.

