Tasikmalaya, pewarta.id – Indonesia bersama Universitas Siliwangi dan Pemerintah Kota Tasikmalaya kembali menghadirkan ajang olahraga bergengsi bertajuk QRIS UNSIL TASIK Half Marathon (QRIS UTHM) 2026 yang akan digelar pada 10 Mei 2026. Event ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat digitalisasi sistem pembayaran sekaligus mendorong pertumbuhan sport tourism dan ekonomi kreatif di Kota Tasikmalaya.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tasikmalaya, Laura Rulida Eka Sari Putri mengatakan, QRIS UTHM 2026 merupakan bentuk nyata sinergi berbagai pihak dalam memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan digital yang inklusif di daerah.
“QRIS UTHM bukan sekadar event olahraga, tetapi juga momentum memperkuat digitalisasi transaksi, mendukung UMKM, serta memperkenalkan potensi sport tourism Kota Tasikmalaya kepada masyarakat luas,” ujarnya.
Perkuat Sport Tourism dan Ekonomi Lokal
Penyelenggaraan QRIS UTHM 2026 tidak hanya menghadirkan kompetisi lari, tetapi juga menjadi sarana promosi potensi wisata dan ekonomi lokal Tasikmalaya. Kehadiran ribuan peserta dari berbagai daerah diproyeksikan memberikan dampak ekonomi signifikan bagi pelaku UMKM, sektor kuliner, hingga industri pariwisata setempat.
Event ini sekaligus mempertegas positioning Kota Tasikmalaya sebagai destinasi sport tourism yang terus berkembang di Jawa Barat. Dengan menggabungkan konsep gaya hidup sehat dan transformasi digital, QRIS UTHM menjadi ajang kolaboratif yang inklusif dan produktif.
Keberhasilan penyelenggaraan tahun sebelumnya menjadi fondasi kuat bagi pelaksanaan tahun ini. Pada QRIS UTHM 2025 tercatat sebanyak 1.846 transaksi dari peserta pendaftar, 11.098 transaksi selama rangkaian kegiatan, serta lebih dari 13 ribu transaksi pada puncak acara. Selain itu, kegiatan tersebut berhasil mendorong akuisisi 30 UMKM baru pengguna QRIS dan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai keamanan transaksi digital dan pelindungan konsumen.
Targetkan 3.000 Pelari dari Berbagai Daerah
Pada pelaksanaan tahun 2026, panitia menargetkan sekitar 3.000 peserta dari berbagai wilayah di Indonesia. QRIS UTHM 2026 akan menghadirkan tiga kategori lomba, yakni 7K, 10K, dan 21K Half Marathon.
Rute lari dirancang untuk memberikan pengalaman berlari yang nyaman sekaligus memperkenalkan keindahan kawasan sekitar Kampus 2 Universitas Siliwangi Mugarsari. Para peserta akan melintasi panorama persawahan, danau, jalur rindang Jalan Mashudi, hingga suasana pagi Kota Tasikmalaya yang dikenal sejuk dan asri.
Selain menjadi ajang kompetisi olahraga, QRIS UTHM juga diharapkan menjadi magnet kunjungan wisatawan domestik yang berdampak langsung terhadap peningkatan okupansi hotel, penjualan kuliner lokal, hingga aktivitas ekonomi masyarakat sekitar.
Seluruh Transaksi Gunakan QRIS
Sebagai bagian dari penguatan digitalisasi transaksi, seluruh aktivitas pembayaran selama event berlangsung didorong menggunakan QRIS. Implementasi sistem pembayaran non-tunai ini memberikan kemudahan dan keamanan bagi peserta maupun pengunjung tanpa ketergantungan terhadap uang tunai.
Laura menegaskan, penggunaan QRIS dalam event olahraga merupakan langkah konkret memperluas literasi dan inklusi keuangan digital di tengah masyarakat.
“Melalui event ini, kami ingin mendorong masyarakat semakin terbiasa menggunakan transaksi digital yang aman, cepat, dan efisien dalam aktivitas sehari-hari,” katanya.
Edukasi Pelindungan Konsumen Digital
Tak hanya fokus pada olahraga dan ekonomi digital, QRIS UTHM 2026 juga menghadirkan Pop-up Booth Pelindungan Konsumen. Booth tersebut menyediakan berbagai kegiatan edukatif seperti micro learning, permainan interaktif, hingga roleplay mengenai transaksi digital yang aman dan terpercaya.
Melalui program ini, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya keamanan transaksi digital serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi risiko kejahatan digital dalam aktivitas ekonomi sehari-hari.
Transaksi QRIS di Tasikmalaya Tumbuh 579,5 Persen
Bank Indonesia menilai perkembangan teknologi digital telah mendorong perubahan perilaku masyarakat menuju sistem transaksi yang semakin mobile dan digital.
Di Kota Tasikmalaya, volume transaksi QRIS pada tahun 2025 tercatat tumbuh sangat signifikan mencapai 579,5 persen secara year on year (yoy). Pertumbuhan tersebut menjadi indikator meningkatnya adopsi transaksi digital di masyarakat sekaligus menjadi katalis penguatan ekonomi daerah.
Sejalan dengan itu, pertumbuhan ekonomi Kota Tasikmalaya pada 2025 tercatat sebesar 5,39 persen (yoy). Momentum ini diharapkan terus membuka sumber pertumbuhan baru, khususnya pada sektor ekonomi kreatif, UMKM, dan ekonomi digital.
Kolaborasi untuk Ekonomi Digital Berkelanjutan
Ke depan, Bank Indonesia bersama seluruh pemangku kepentingan akan terus memperkuat kolaborasi dalam mendorong akselerasi ekonomi dan keuangan digital, pengembangan UMKM, peningkatan literasi digital, serta penguatan sport tourism di Tasikmalaya.
Melalui sinergi tersebut, Kota Tasikmalaya diharapkan semakin berkembang sebagai pusat ekonomi kreatif dan digital yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan di wilayah Priangan Timur maupun Jawa Barat.***

