GARUT, pewarta.id – Menjelang pelaksanaan Idul Adha 1447 Hijriah/2026 M, Pemerintah Kabupaten Garut memastikan kualitas dan kelayakan hewan kurban dengan menurunkan sebanyak 100 petugas pemeriksa. Langkah ini dilakukan untuk menjamin masyarakat memperoleh daging kurban yang sehat, aman, dan layak konsumsi.
Pelepasan resmi para petugas dilakukan oleh Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Kabupaten Garut, Dyah Savitri, pada Rabu pekan lalu. Dyah menegaskan, kehadiran tim pemeriksa merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan optimal di momen ibadah kurban.
“Petugas tersebut terdiri dari dokter hewan, paramedik veteriner, serta petugas teknis lapangan yang akan melaksanakan pengawasan dan pemeriksaan secara terpadu selama periode Idul Adha 1447 H. Mengingat wilayah Unit Pelaksana Teknis (UPT) ada 8, kita upayakan tersebar di 8 wilayah tersebut yang meliputi 42 kecamatan,” jelas Dyah Savitri.
Pemeriksaan Hewan Kurban di 42 Kecamatan
Para petugas akan diterjunkan secara masif ke berbagai penjuru Garut, mulai dari sentra penjualan hewan kurban hingga lokasi penyembelihan. Dengan cakupan 42 kecamatan, pemeriksaan ini diharapkan mampu mendeteksi dini adanya penyakit hewan menular, sekaligus memastikan hewan kurban memenuhi syarat syariat Islam dan standar kesehatan.
Dyah menambahkan, masyarakat diimbau agar lebih teliti saat membeli hewan kurban. Ia menyarankan agar pembelian dilakukan di tempat penjualan resmi yang sudah mendapatkan pengawasan dari Diskanak.
Edukasi dan Pengawasan Terpadu
Selain pemeriksaan teknis, Diskanak juga menyiapkan edukasi kepada masyarakat terkait ciri-ciri hewan kurban yang sehat. Edukasi ini mencakup pengecekan fisik, umur hewan sesuai syariat, serta kondisi kesehatan yang bebas dari penyakit zoonosis.
“Kami berharap kehadiran kami selaku pemerintahan bisa memberikan suatu jaminan terhadap kesehatan hewan kurban maupun tata tertib higienitas pangan pasar hewan yang dihasilkan selama penyembelihan, agar masyarakat mendapatkan daging kurban yang benar-benar berkualitas dan sehat,” pungkas Dyah.
Komitmen Pemkab Garut
Langkah ini menjadi bagian dari strategi Pemkab Garut dalam menjaga kesehatan masyarakat sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap tata kelola kurban. Dengan pengawasan terpadu, diharapkan pelaksanaan Idul Adha 1447 H berjalan lancar, aman, dan penuh keberkahan.(Slamet Timur).

