Site icon Pewarta ID

Satlantas Polres Tasikmalaya Tunda Operasi Patuh Lodaya 2026, Fokus Dialihkan ke Agenda Nasional Polri

Image of Img 20260608 wa0058

TASIKMALAYA, pewarta.id – Rencana penindakan pelanggaran lalu lintas melalui Operasi Patuh Lodaya 2026 di wilayah Kabupaten Tasikmalaya resmi ditunda. Operasi yang sedianya dimulai Senin, 8 Juni 2026 dan berlangsung selama 14 hari batal digelar sesuai jadwal.

 

Informasi penundaan disampaikan Satlantas Polres Tasikmalaya setelah menerima arahan dari Dirlantas Polda Jawa Barat. Pengumuman serupa juga diunggah RTMC Polda Jabar melalui kanal resmi media sosialnya.

 

Kasatlantas Polres Tasikmalaya, AKP Didit Permadi, menjelaskan bahwa pembatalan bersifat sementara dan menunggu keputusan lanjutan dari Korlantas Polri. “Tadi malam kami dapat pemberitahuan dari Dirlantas. Operasi Patuh Lodaya 2026 ditunda sampai ada jadwal baru dari Korlantas,” ujarnya.

 

Fokus Dialihkan ke HUT Bhayangkara

Penundaan dilakukan karena Korlantas Polri saat ini memusatkan seluruh sumber daya untuk persiapan peringatan HUT ke-80 Bhayangkara yang jatuh pada 1 Juli 2026. Pihak Korlantas juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas perubahan jadwal yang mendadak ini.

 

“Semua teknis lapangan sudah siap. Personel, plotting titik, dan target operasi sebenarnya sudah disiapkan sejak jauh hari. Tapi untuk saat ini harus ditunda dulu,” tambah AKP Didit.

 

Sasaran Operasi Tetap Sama

Meski ditunda, fokus Operasi Patuh Lodaya 2026 tidak berubah. Sasaran utama tetap pelanggaran yang rawan menimbulkan kecelakaan, seperti:

– Knalpot brong

– Nomor polisi tidak sesuai spesifikasi Samsat

– TNKB tidak sesuai peruntukan kendaraan

 

“Yang paling banyak kami temukan di lapangan itu knalpot tidak standar dan nopol asal cetak. Ini yang mau kami tertibkan,” kata AKP Didit.

 

Hingga berita ini ditulis, belum ada kepastian kapan Operasi Patuh Lodaya 2026 akan kembali dijalankan. Satlantas Polres Tasikmalaya mengimbau pengendara untuk tetap tertib berlalu lintas meski operasi belum dimulai.***

Exit mobile version