Site icon Pewarta ID

Pedagang Bakso Asal Kebumen Meninggal di Bandung, Jenazah Dipulangkan Berkat Gotong Royong Perantau

Image of Img 20260713 wa0030

BANDUNG, pewarta.id  – Niat merantau untuk menghidupi keluarga harus terhenti di tengah jalan. Sarjiman (49), pedagang bakso keliling asal Kabupaten Kebumen, menghembuskan napas terakhir secara mendadak saat berjualan di kawasan Dago Pakar, Kota Bandung, Sabtu (11/7/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

 

Pria kelahiran 20 Mei 1977 itu berasal dari Desa Pucangan RT 003 RW 005, Kecamatan Sadang, Kabupaten Kebumen. Di Bandung, ia tinggal seorang diri di kontrakan sederhana di Dago Tanggulan/Bukit Utara 2, tepat di depan Masjid Nurul Hadi.

 

Setiap hari ia berkeliling menjajakan bakso demi menyambung hidup, sementara istri dan anak-anaknya menunggu di kampung halaman.

 

Sempat Mengeluh Sakit Dada

Menurut keterangan saksi dan anggota Paguyuban SKS Kebumen, Turiman, sebelum kejadian almarhum sempat mengeluhkan dadanya sakit kepada seorang pembeli. Beberapa menit kemudian, tubuhnya roboh di pinggir jalan. Ketua RT 07 RW 03 Dago, Suparno, mengatakan warga sekitar langsung berupaya menolong dan menghubungi pihak terkait.

 

“Almarhum dikenal warga sini orangnya baik, ramah, sederhana, dan pekerja keras. Kami langsung koordinasikan ke Paguyuban Jawa Tengah,” ujar Suparno. Berita duka itu kemudian diteruskan ke Paguyuban Jawa Tengah (PJT) Cabang Bandung Raya.

 

Gerak Cepat Paguyuban dan Pemprov Jateng

Mendapat laporan, Ketua PJT Cabang Bandung Raya, Farchan Djuniadji, langsung tancap gas. Ia menghubungi Badan Penghubung Provinsi Jawa Tengah, Biro Kesejahteraan Rakyat Pemprov Jateng, Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah, hingga BAZNAS Kabupaten Kebumen. Berkat sinergi antar lembaga itu, proses administrasi dan bantuan biaya ambulans serta pemakaman bisa diputuskan dalam waktu singkat. Tidak ada kendala berarti dalam proses pemulangan jenazah.

 

“Alhamdulillah, semua pihak bergerak cepat. Ini bentuk kepedulian kita kepada sesama perantau,” kata Farchan.

 

Pada Sabtu malam, 11 Juli 2026 pukul 18.45 WIB, jenazah Sarjiman diberangkatkan dari Bandung menuju Kebumen. Perjalanan panjang itu berakhir Minggu, 12 Juli 2026 sekitar pukul 03.00 WIB saat jenazah tiba di rumah duka. Almarhum dimakamkan pukul 10.00 WIB di TPU kampung halamannya.

 

Gotong Royong Perantau Belum Pudar

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa semangat gotong royong di kalangan perantau Jawa Tengah masih sangat kuat. Di tanah rantau, mereka tidak sendiri. Ada paguyuban, ada pemerintah, ada sesama warga yang siap membantu saat susah. PJT Cabang Bandung Raya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu. “Semoga segala bantuan, kepedulian, dan keikhlasan ini menjadi amal ibadah dan mendapat balasan berlipat dari Allah SWT,” tutup Farchan.

 

Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Semoga Allah SWT mengampuni dosa almarhum Sarjiman, melapangkan kuburnya, menempatkannya di tempat terbaik, serta memberikan ketabahan kepada keluarga yang ditinggalkan. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.(gpwk).

Exit mobile version