Site icon Pewarta ID

11 Tahun Terabaikan, Jalan Limbangan–Selaawi Mulai Diperbaiki: Dorong Akses Ekonomi Garut–Sumedang

Image of Selaawi garut

GARUT, — pewarta.id — Setelah lebih dari satu dekade tak tersentuh perbaikan, ruas Jalan Limbangan–Selaawi yang menghubungkan Kabupaten Garut dan Sumedang akhirnya mulai direhabilitasi. Pemerintah Kabupaten Garut menargetkan perbaikan ini menjadi pengungkit konektivitas sekaligus roda ekonomi di wilayah perbatasan.

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, turun langsung meninjau proyek tersebut di Kecamatan Selaawi, Rabu (5/8/2026), guna memastikan proses pembangunan berjalan sesuai target waktu dan standar kualitas.

“Jalan ini terakhir diperbaiki sekitar 2015, sudah 11 tahun. Mudah-mudahan dengan perbaikan ini akses masyarakat jadi lebih lancar, baik dari Garut ke Sumedang maupun sebaliknya,” ujar Syakur.

Ruas jalan yang diperbaiki memiliki panjang 1,3 kilometer dengan lebar 4 meter, menggunakan konstruksi perkerasan hotmix. Proyek ini dibiayai melalui APBD Kabupaten Garut dengan nilai anggaran sebesar Rp1,3 miliar.

Menurut Syakur, meski pembangunan dilakukan secara bertahap karena keterbatasan anggaran, keberadaan jalan ini sangat strategis, terutama untuk mendukung mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, hingga aktivitas ekonomi lintas daerah.

Dikebut Bertahap, Target Tuntas 120 Hari

Di lapangan, proses pengerjaan masih berada pada tahap awal, yakni pembukaan saluran drainase yang dikerjakan secara manual sebelum masuk ke tahap pengaspalan.

Sekretaris Dinas PUPR Kabupaten Garut, Yugo Wibisono, menjelaskan bahwa proyek ini ditargetkan rampung dalam waktu 120 hari kalender.

“Sekarang baru berjalan sekitar 30 hari. Tahap awal kita fokus ke drainase, kemudian dilanjutkan dengan perkerasan hotmix lebar 4 meter,” jelasnya.

Ia menegaskan, pihaknya akan melakukan pengawasan ketat agar pekerjaan selesai tepat waktu dengan kualitas sesuai spesifikasi teknis.

“Kami pastikan pengerjaan tepat waktu dan mutu terjaga, sehingga jalan ini bisa segera dimanfaatkan masyarakat,” pungkas Yugo.

Perbaikan ruas Limbangan–Selaawi ini diharapkan menjadi titik awal peningkatan infrastruktur di wilayah perbatasan, sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat akan akses jalan yang lebih layak dan aman.(Slamet Timur).

Exit mobile version