Site icon Pewarta ID

PSGC Ciamis Ditahan Persiba Balikpapan 1-1, CEO Soroti Kekurangan di Lini Belakang

Image of 20260906 105833

CIAMIS, pewarta.id – PSGC Ciamis masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah setelah menjalani pertandingan uji coba menghadapi Persiba Balikpapan. Laga yang menjadi bagian dari persiapan tim tersebut berakhir dengan skor imbang 1-1.

 

CEO PSGC Ciamis, Herdiat Sunarya, menilai hasil pertandingan tersebut menjadi bahan evaluasi penting bagi tim sebelum menghadapi persaingan di kompetisi mendatang.

 

Menurut Herdiat, secara umum komposisi skuad PSGC Ciamis saat ini sudah cukup lengkap. Namun, masih terdapat satu hingga dua pemain yang belum bergabung sepenuhnya dengan tim.

 

“Secara keseluruhan tim sudah lengkap, tinggal satu dua pemain yang belum masuk,” ujar Herdiat Sunarya, Minggu (6/9/2026).

 

Ia berharap waktu yang masih tersedia dapat dimanfaatkan tim untuk meningkatkan kekompakan antarpemain. Menurutnya, aspek kerja sama tim menjadi salah satu hal yang harus terus dimatangkan agar permainan PSGC Ciamis semakin solid.

 

“Mudah-mudahan masih ada waktu beberapa hari. Yang paling utama makin padu, teamwork-nya makin solid, makin terbentuk chemistry-nya,” katanya.

 

Herdiat mengakui, dari pertandingan uji coba melawan Persiba Balikpapan, masih terlihat sejumlah celah dalam permainan PSGC Ciamis.

 

Meski mampu mencetak satu gol dan menahan Persiba Balikpapan dengan skor 1-1, hasil tersebut belum sepenuhnya menjadi gambaran kesiapan tim. Justru, pertandingan uji coba dinilai penting untuk menemukan kelemahan sebelum memasuki pertandingan resmi.

 

“Kemarin saya lihat masih ada beberapa celah, ada kelemahan yang harus diperbaiki,” ungkapnya.

 

Salah satu sektor yang menjadi perhatian utama manajemen adalah lini belakang. Herdiat menilai pertahanan PSGC Ciamis masih membutuhkan pembenahan agar lebih solid dan mampu mengantisipasi tekanan lawan dengan lebih baik.

 

“Terutama di lini belakang,” tegas Herdiat.

 

Evaluasi tersebut menjadi pekerjaan penting bagi tim pelatih. Pasalnya, kekuatan pertahanan menjadi salah satu faktor yang menentukan konsistensi sebuah tim dalam menjalani kompetisi yang panjang.

 

Selain memperbaiki koordinasi di sektor pertahanan, PSGC Ciamis juga masih memiliki waktu untuk membangun chemistry di antara pemain. Dengan adanya sejumlah pemain yang baru bergabung, proses adaptasi dan pemahaman terhadap pola permainan tentunya membutuhkan waktu.

 

Herdiat berharap para pemain dapat memanfaatkan sisa waktu persiapan dengan maksimal. Tidak hanya meningkatkan kondisi fisik, tetapi juga memperkuat komunikasi dan koordinasi saat berada di lapangan.

 

Pertandingan melawan Persiba Balikpapan sendiri menjadi bagian penting dalam proses pematangan skuad PSGC Ciamis. Laga uji coba memberikan kesempatan bagi tim untuk mengukur kemampuan sekaligus melihat sejauh mana pola permainan yang disiapkan dapat diterapkan dalam pertandingan.

 

Hasil imbang 1-1 pun tidak semata-mata dipandang dari sisi hasil akhir. Bagi manajemen PSGC Ciamis, pertandingan tersebut menjadi momentum untuk mengidentifikasi berbagai kekurangan yang masih muncul.

 

Dengan waktu persiapan yang tersisa, pembenahan lini belakang menjadi salah satu prioritas. Di saat yang sama, kekompakan antarpemain juga terus dikejar agar PSGC Ciamis memiliki permainan yang lebih terorganisasi.

 

Herdiat menegaskan bahwa proses membangun tim membutuhkan waktu. Karena itu, pertandingan uji coba menjadi sarana penting untuk melakukan evaluasi sekaligus menyempurnakan komposisi dan pola permainan sebelum kompetisi resmi dimulai.

 

PSGC Ciamis pun diharapkan mampu memanfaatkan setiap sesi latihan dan pertandingan uji coba untuk meningkatkan kualitas permainan. Terutama dalam membangun kerja sama antarlini, memperkuat pertahanan, serta menciptakan chemistry yang semakin kuat di dalam skuad.

 

Dengan skuad yang secara umum sudah terbentuk dan hanya menyisakan satu hingga dua pemain yang belum bergabung, PSGC Ciamis kini memiliki pekerjaan untuk menyatukan seluruh komponen tim.

 

Hasil 1-1 kontra Persiba Balikpapan menjadi catatan sekaligus bahan evaluasi. Manajemen berharap berbagai kelemahan yang terlihat dalam laga tersebut dapat segera diperbaiki sehingga PSGC Ciamis benar-benar siap menghadapi kompetisi dengan kekuatan yang lebih solid.***

 

Exit mobile version