BANJAR, Pewarta.id – Di tengah proses penanganan hukum atas kasus pengeroyokan yang menimpa sejumlah warga di salah satu tempat hiburan di Kota Banjar, Polres Banjar menunjukkan kepeduliannya dengan memberikan dukungan moril kepada para korban. Kepedulian tersebut diwujudkan melalui kunjungan langsung sebagai bentuk empati, sekaligus memastikan kondisi para korban yang hingga kini masih menjalani masa pemulihan.
Atas arahan Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro, S.I.K., S.H., M.A.P., kegiatan kunjungan tersebut diwakili oleh Waka Polres Banjar Kompol Djoko Susilo, S.T. Kompol Djoko Susilo didampingi oleh Kapolsek Pataruman AKP Hadi Winarso, S.Sos., M.H., Kasat Binmas IPTU Yudi Asmara, S.Sos., CPHR., serta Bhabinkamtibmas Kelurahan Pataruman Aipda Ari. Rombongan tersebut secara langsung mendatangi lokasi tempat para korban menjalani perawatan untuk menyampaikan simpati dan dukungan dari jajaran Polres Banjar.
Kehadiran jajaran Polres Banjar dalam kunjungan ini menjadi wujud nyata bahwa Polri tidak hanya hadir dalam konteks penegakan hukum semata, tetapi juga turut memberikan perhatian dan pendampingan kepada masyarakat yang tengah menghadapi musibah. Langkah ini sejalan dengan semangat pelayanan yang humanis, di mana kehadiran polisi diharapkan dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, tidak hanya melalui proses hukum yang berjalan, tetapi juga melalui kepedulian sosial yang nyata.
Dalam suasana penuh kehangatan, rombongan menyapa satu per satu para korban, menanyakan perkembangan kondisi kesehatan mereka, serta memberikan motivasi agar tetap kuat dan sabar dalam menjalani proses pemulihan. Dukungan moril yang diberikan ini diharapkan mampu membangkitkan semangat para korban untuk segera pulih dan kembali menjalankan aktivitas seperti sediakala. Kegiatan ini sekaligus menjadi implementasi nyata dari Program Kapolda Jawa Barat “Jaga dan Rawat Jawa Barat”, yang mengedepankan aspek kepedulian, kehadiran, dan pelayanan humanis Polri di tengah masyarakat.
Waka Polres Banjar Kompol Djoko Susilo menyampaikan bahwa perhatian yang diberikan kepada para korban merupakan bagian dari komitmen Polres Banjar dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.
“Penanganan perkara akan terus kami laksanakan secara profesional sesuai ketentuan yang berlaku. Di sisi lain, kami juga ingin memastikan para korban merasakan kehadiran Polri sebagai sahabat masyarakat yang peduli dan memberikan dukungan selama masa pemulihan. Semoga seluruh korban segera sehat dan dapat kembali menjalankan aktivitasnya,” ujar Kompol Djoko Susilo.
Lebih lanjut, Kompol Djoko Susilo menambahkan bahwa proses hukum terhadap pelaku pengeroyokan tetap menjadi prioritas dan akan ditangani secara transparan. Namun demikian, ia menegaskan bahwa penanganan kasus tidak boleh mengesampingkan sisi kemanusiaan, khususnya terhadap para korban yang membutuhkan dukungan moral maupun psikologis selama masa pemulihan.
Melalui kegiatan ini, Polres Banjar menegaskan bahwa pelayanan kepolisian tidak hanya diwujudkan melalui proses penegakan hukum, tetapi juga melalui aksi nyata kemanusiaan yang menyentuh langsung masyarakat. Kehadiran para pejabat utama Polres Banjar dalam kunjungan tersebut turut menunjukkan keseriusan institusi dalam memberikan perhatian menyeluruh kepada korban, mulai dari proses hukum hingga aspek pemulihan fisik dan mental.
Semangat kepedulian yang ditunjukkan kepada para korban ini sejalan dengan Program Kapolda Jawa Barat “Jaga dan Rawat Jawa Barat”, sebagai komitmen menghadirkan Polri yang presisi, humanis, serta selalu hadir memberikan rasa aman, kepedulian, dan harapan bagi masyarakat. Program ini menjadi salah satu wujud transformasi pelayanan Polri di wilayah hukum Polres Banjar, yang tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi juga pada aspek pendampingan dan pemulihan masyarakat yang terdampak tindak kejahatan.
Pihak Polres Banjar berharap, kasus pengeroyokan ini dapat menjadi pembelajaran bagi masyarakat untuk senantiasa menjaga ketertiban, terutama di lingkungan tempat hiburan yang kerap menjadi lokasi berkumpulnya warga pada malam hari. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tidak segan melapor kepada pihak kepolisian apabila menemukan atau mengalami tindak kekerasan, agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.
Dengan adanya kunjungan dan dukungan moril ini, Polres Banjar berharap para korban dapat merasa lebih tenang dan optimis dalam menjalani proses pemulihan, sekaligus semakin percaya bahwa Polri senantiasa hadir mendampingi masyarakat, baik dalam suka maupun duka. Polres Banjar juga memastikan akan terus memantau perkembangan kondisi para korban secara berkala hingga proses pemulihan selesai, sebagai bagian dari tanggung jawab moral kepolisian kepada masyarakat yang menjadi korban tindak kekerasan.
(Pewarta.id/Red)

