CIAMIS, pewarta.id — Ratusan warga Kabupaten Ciamis yang akan menunaikan ibadah haji mengikuti kegiatan manasik sebagai bentuk pembekalan sebelum keberangkatan ke Tanah Suci. Agenda tersebut resmi dibuka oleh Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, di Gedung KH Irfan Hielmy, Rabu (1/4/2026).
Dalam sambutannya, Herdiat menyampaikan bahwa ibadah haji tidak hanya menuntut kesiapan secara rohani, tetapi juga membutuhkan kondisi jasmani yang prima. Ia menekankan bahwa haji merupakan kewajiban bagi umat Islam yang telah memiliki kemampuan, baik dari sisi finansial maupun kesehatan.
Menurutnya, manasik menjadi sarana penting untuk membekali calon jemaah dengan pengetahuan serta praktik pelaksanaan ibadah haji. Dengan pembelajaran tersebut, diharapkan para jemaah mampu menjalankan seluruh rangkaian ibadah sesuai aturan yang berlaku.
“Melalui manasik ini, para calon jemaah diharapkan bisa memahami tata cara pelaksanaan haji secara baik sehingga dapat menjalankannya dengan lancar dan mandiri,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar para calon jemaah mulai memperhatikan kondisi kesehatan sejak sekarang. Perbedaan iklim antara Indonesia dan Arab Saudi menjadi salah satu hal yang perlu diantisipasi sejak dini.
Selain itu, Herdiat mengajak seluruh peserta untuk meluruskan niat dan memantapkan tekad semata-mata untuk beribadah. Ia pun berharap seluruh proses ibadah haji tahun ini dapat berlangsung dengan aman dan tanpa hambatan.
Di tengah dinamika yang terjadi di kawasan Timur Tengah, pihaknya berharap kondisi tersebut tidak berdampak terhadap kelancaran perjalanan ibadah haji bagi jemaah asal Ciamis.
“Kami berharap seluruh jemaah diberikan keselamatan sejak berangkat hingga kembali lagi ke tanah air,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji Kabupaten Ciamis, Nana Supriatna, menyampaikan bahwa kegiatan manasik merupakan tahapan penting yang wajib diikuti oleh seluruh calon jemaah.
Ia mengungkapkan, jumlah peserta manasik tahun ini tercatat sebanyak 856 orang dengan rentang usia mulai dari 17 hingga 96 tahun.
“Manasik ini bertujuan memberikan pemahaman dan latihan praktik agar para calon jemaah dapat menjalankan ibadah haji dengan benar, tertib, serta sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan,” jelasnya.
Melalui pembekalan ini, diharapkan para calon jemaah haji dari Kabupaten Ciamis dapat menunaikan ibadah secara optimal serta kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur.***

