Site icon Pewarta ID

Intimidasi Warga Pengunggah Jalan Rusak di Cisewu, Pemkab Garut Audit Desa Panggalih

Image of Bupati garut video viral (1)

GARUT, pewarta.id – Pemerintah Kabupaten Garut mengambil langkah tegas menyusul viralnya dugaan intimidasi yang dilakukan keluarga Kepala Desa Panggalih, Kecamatan Cisewu, terhadap seorang warga bernama Holis Muhlisin. Insiden tersebut mencuat setelah korban mengunggah video kondisi jalan desa yang mengalami kerusakan parah dan belum mendapatkan penanganan.

Sebagai tindak lanjut, Pemkab Garut menurunkan tim Inspektorat untuk melakukan audit terhadap pemerintahan Desa Panggalih, khususnya terkait pengelolaan anggaran dan pelaksanaan pembangunan.

Selain langkah audit, pemerintah daerah juga mendorong penyelesaian persoalan melalui jalur musyawarah. Mediasi antara pihak keluarga kepala desa dan korban diharapkan dapat meredam konflik yang sempat menyita perhatian publik.

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin kepada Reporter, Slamet Timur, mengatakan bahwa pertemuan kedua belah pihak telah dijadwalkan pada Selasa, 6 Januari 2026, guna mencari solusi terbaik secara damai.

“Kami ingin masalah ini segera tuntas dan tidak berlarut. Di sisi lain, audit Inspektorat tetap berjalan untuk memastikan tata kelola pemerintahan desa berjalan sesuai aturan,” ujar Syakur.

Syakur juga mengungkapkan bahwa kondisi infrastruktur jalan di Kabupaten Garut masih memerlukan perhatian serius. Dari total sekitar 4.000 kilometer ruas jalan, hampir setengahnya berada dalam kondisi rusak berat, dan mayoritas berada di wilayah pedesaan.

Menanggapi peristiwa intimidasi tersebut, Bupati Garut menekankan bahwa aparatur pemerintahan harus siap menerima kritik dari masyarakat. Menurutnya, kritik merupakan bagian dari kontrol publik yang sah di era keterbukaan informasi.

“Kritik itu wajar dan harus diterima dengan lapang dada. Namun kami juga mengimbau masyarakat menyampaikan aspirasi secara santun dan tidak provokatif, agar tidak memicu gesekan,” katanya.

Sebelumnya, media sosial dihebohkan dengan beredarnya video yang memperlihatkan aksi intimidasi terhadap warga Desa Panggalih. Video tersebut diunggah melalui akun Facebook milik Holis Muhlisin dan dengan cepat menyebar luas.

Dalam video itu, tampak empat orang—dua pria dan dua perempuan—melontarkan kata-kata kasar kepada Holis karena telah mengunggah kondisi jalan rusak di wilayah desanya. Tak hanya itu, aksi tersebut juga disertai dugaan kekerasan fisik berupa cekikan dan pukulan.

Kasus ini kemudian mendapat perhatian dari berbagai pihak. Wakil Bupati Garut Putri Karlina diketahui telah menemui korban. Bahkan, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi turut turun tangan dengan mengundang Holis ke kediamannya di Lembur Pakuwon untuk mendengar langsung keluhan dan kronologi kejadian. (Slamet Timur)

Facebook Comments Box
Exit mobile version