GARUT, pewarta.id — Dua kepala desa hasil Pemilihan Antar Waktu (PAW) resmi dilantik Bupati Garut Abdusy Syakur Amin. Dalam momentum tersebut, Bupati mengingatkan bahwa kepemimpinan di tingkat desa menghadapi tantangan yang semakin kompleks seiring meningkatnya harapan masyarakat terhadap pelayanan pemerintah.
Pelantikan berlangsung di Pamengkang Pendopo Kabupaten Garut, Jalan Kiansantang, Kecamatan Garut Kota, Rabu (26/8/2026). Dua kepala desa yang dilantik yakni Jumardi sebagai Kepala Desa Cisewu, Kecamatan Cisewu, dan Ayut Sukaedi sebagai Kepala Desa Cigadog, Kecamatan Sucinaraja.
Pengangkatan keduanya ditetapkan melalui Keputusan Bupati Garut Nomor 100.3.3.2/KEP.413DPMD/2026 tentang Pengesahan Pengangkatan Kepala Desa Cisewu Kecamatan Cisewu dan Keputusan Bupati Garut Nomor 100.3.3.2/KEP.420DPMD/2026 tentang Pengesahan Pengangkatan Kepala Desa Cigadog Kecamatan Sucinaraja.
Di hadapan kedua kepala desa yang baru dilantik, Abdusy Syakur Amin menekankan bahwa jabatan kepala desa bukan sekadar posisi administratif. Kepala desa dituntut mampu membaca kebutuhan masyarakat, merespons persoalan secara bijak, sekaligus menghadirkan terobosan yang memberikan manfaat nyata bagi warga.
Menurutnya, dinamika persoalan di lapangan membutuhkan pemimpin yang tidak mudah terbawa situasi. Kesabaran, ketenangan, serta kemampuan mencari solusi menjadi modal penting dalam menjalankan pemerintahan desa.
“Bapak tetap sabar, tenang saja, dikerjakan dan mengembangkan inovasi yang inovatif, serta yang tidak kalah penting bagaimana kita mendorong partisipasi dari masyarakat,” ujar Bupati Garut.
Bupati juga mengingatkan agar kepala desa tidak bekerja sendiri dalam menjalankan roda pemerintahan. Partisipasi masyarakat, menurutnya, harus terus dibangun agar program pembangunan desa tidak hanya berasal dari pemerintah, tetapi juga tumbuh dari kebutuhan dan keterlibatan warga.
Salah satu perhatian yang secara khusus disampaikan Bupati adalah perlindungan sosial bagi masyarakat yang bekerja sebagai petani dan nelayan. Ia meminta kepala desa baru ikut mendorong perluasan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi kelompok pekerja tersebut.
Langkah itu dinilai penting untuk memberikan jaminan perlindungan kepada masyarakat yang memiliki pekerjaan dengan berbagai risiko. Kepala desa diharapkan dapat mengidentifikasi warga yang membutuhkan perlindungan serta mendorong mereka mendapatkan akses terhadap program jaminan sosial ketenagakerjaan.
Selain perlindungan pekerja, Bupati juga menyoroti persoalan penyaluran bantuan sosial. Ia meminta kepala desa turut memastikan proses verifikasi data penerima dilakukan secara cermat sehingga bantuan pemerintah benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan.
“Bapak/Ibu bisa memberikan saran kepada petugas di lapangan. Da dipasihan langsung saya ge hoyong (Kalau dikasih langsung saya juga mau), tapi tolong kita prioritaskan orang-orang yang memang perlu mendapatkan bantuan,” tegasnya.
Pesan tersebut sekaligus menjadi penekanan agar pemerintah desa tidak sekadar menjalankan prosedur administratif, tetapi memiliki kepedulian terhadap kondisi riil masyarakat. Data penerima bantuan harus terus diperbarui dan diverifikasi agar tidak terjadi ketidaktepatan sasaran.
Bupati berharap kedua kepala desa yang baru dilantik mampu membangun komunikasi dengan masyarakat sekaligus memperkuat koordinasi dengan pemerintah kecamatan dan Pemerintah Kabupaten Garut. Dengan kolaborasi tersebut, berbagai persoalan di tingkat desa diharapkan dapat diselesaikan secara lebih cepat dan tepat.
Ia juga meminta kepala desa memanfaatkan potensi wilayah masing-masing untuk mendorong pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Inovasi desa dinilai menjadi salah satu kunci agar potensi lokal tidak berhenti sebagai sumber daya, tetapi dapat dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi dan sosial masyarakat.
Pelantikan dua kepala desa PAW tersebut pun menjadi awal bagi keduanya untuk melanjutkan roda pemerintahan desa hingga masa jabatan yang telah ditetapkan. Bupati mengingatkan bahwa kepercayaan masyarakat dan pemerintah harus dijawab dengan kinerja serta tanggung jawab.
“Selamat. Ini adalah kehormatan bagi Anda semua, tinggal laksanakan sebaik-baiknya. Kita semua berdoa semoga Allah SWT selalu memberikan bimbingan dan perlindungan-Nya kepada kita semua,” pungkasnya.
Dengan pelantikan tersebut, Pemerintah Kabupaten Garut berharap kepemimpinan baru di Desa Cisewu dan Desa Cigadog dapat segera bekerja, memperkuat pelayanan publik, serta menghadirkan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.(Slamet Timur).

