GARUT, pewarta.id – Menjelang Hari Raya Idul Fitri Pemkab Garut pastikan kebutuhan masyarakat yang berbahan pangan hewani yang di jual di pasar aman dari bahan berbahaya.
Wakil Bupati Garut, Putri Karlina bersama Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Kabupaten Garut, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Limbangan dengan membawa mobil laboratorium, hal ini untuk memastikan keamanan bahan pangan hewani, tidak tercampur dengan bahan berbahaya.
“Saat ini saya sedang berada di Pasar Limbangan beserta jajaran Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Garut. Selain untuk mengontrol harga bahan di dalam pasar, juga ada mobil laboratorium yang akan menguji langsung bahan-bahan pangan yang berasal dari hewan seperti daging ayam dan daging sapi,” ujar Wakil Bupati Garut, Rabu (19/3/2025).
Dengan mobil laboratorium Diskanak Kabupaten Garut ini, dapat secara langsung menguji keamanan bahan pangan hewani dari bahan berbahaya seperti boraks, formalin, dan mengidentifikasi daging ayam tiren (mati kemarin).
“Mobil ini untuk menguji dengan cepat dapat diketahui bilamana ada bahan berbahaya seperti boraks, formalin, dan untuk mengidentifikasi adanya daging ayam tiren,” jelasnya.
Putri menegaskan bahwa fungsi mobil ini adalah untuk mengidentifikasi bahan-bahan berbahaya tersebut. Hasil pemeriksaan sejauh ini menunjukkan bahwa bahan pangan hewani yang dijual di Pasar Limbangan aman untuk dikonsumsi.
“Fungsi mobil ini sebagai mengidentifikasi tersebut dan sejauh ini aman. Jadi, warga masyarakat Kabupaten Garut tidak perlu khawatir untuk mengonsumsi bahan-bahan pangan yang berasal dari hewan,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa jajaran Dinas Peternakan akan selalu siaga untuk memeriksa bahan-bahan pangan hewani yang akan dikonsumsi dan diedarkan di pasar.
“Ia menegaskan, jajaran Dinas Peternakan akan selalu standby untuk memeriksa bahan-bahan yang akan dikonsumsi untuk diedarkan di pasar,” pungkasnya.

