PANGANDARAN, pewarta.id – Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata menyampaikan Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) harus menjadi organisasi profesi yang professional, mandiri dan bermartabat, karena organisasi ini memiliki asas yang tidak bertentangan dengan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan memiliki tujuan dan fungsi yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan diantaranya yang paling pokok adalah mewujudkan tujuan negara, serta menjadi sarana partisipasi masyarakat untuk menjaga, memelihara, dan memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.
Hal tersebut di ungkapkan Bupati Jeje Wiradinata saat membuka Musyawarah Kecamatan (MUSCAM) Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kecamatan Pangandaran di Aula Kantor Desa Pangandaran, Rabu, (22/11/2023).
“Saya ucapkan selamat Bermusyawarah PPDI tingkat Kecamatan Pangandaran, mudah-mudahan MUSCAM ini berjalan dengan baik karena nanti ada pergantian kepengurusan, membentuk konsep program kerja dan lain sebagainya,” ujar Bupati.
Menurut Jeje, Musyawarah adalah hal penting karena merupakan bagian dari penerapan demokrasi Pancasila. Apalagi Lanjut Jeje, perannya (PPDI) menjadi jembatan komunikasi antara perangkat desa dengan pemerintah khususnya dalam menghadapi berbagai permasalahan dalam penyelenggaraan pemerintahan desa.
“Musyawarah adalah penjabaran dari sila ke -4 Pancasila yang isinya penting seperti ngobrol, berdialog, menerima dan memberikan masukan sebagai wujud kebersamaan, semua konsep itu jadi musyawarah,” jelasnya.
Jeje pun mengaku, bahwa kehadirannya dalam acara tersebut bertindak sebagai warga Pangandaran.”Saya hadir sebagai penduduk Pangandaran karena merasa orang Pangandaran, ya mudah-mudahan kita terus bisa bergerak maju” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum PPDI Kabupaten Pangandaran Dede Wahyu menyampaikan kebutuhan mendesak adalah terbentuknya kepengurusan tingkat kecamatan seluruh Kabupaten Pangandaran.
“Ini penting menurut kami secara organisasi bahwa pengurus kecamatan atau tingkatan di bawahnya menjadi urgent karena estafet kepemimpinan atau estafet instruksi,” ujar Dede.
Dede mengajak dan mengimbau kepada para anggota PPDI agar menyelaraskan kinerja dengan arah kebijakan pembangunan Kabupaten Pangandaran karena pada dasarnya PPDI beririsan dengan urusan pemerintahan.
“Kebijakan organisasi ke depan adalah bagaimana meningkatkan sumber daya manusia yang baik untuk menunjang kinerja kita dalam rangka mengelola pemerintah desa,” jelasnya.
Hadir dalam MUSCAM tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran, Ketua Apdesi Kabupaten Pangandaran, Ketua Umum PPDI dan jajaran, Ketua BPD Kecamatan Pangandaran bersama jajaran, Ketua Pengurus Kecamatan PPDI Pangandaran, Perwakilan Kapolsek Pangandaran, Perwakilan Danramil Kecamatan Pangandaran, Camat pangandaran, Ketua APDESI, dan para perangkat desa. (ade).

