Site icon Pewarta ID

KKI 2026 Jadi Panggung Perluasan Pasar Karya Kreatif Priangan Timur

Image of Img 20260820 wa0145

Jakarta, pewarta.id – Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 menjadi momentum penting bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperluas akses pasar, memperkuat jejaring usaha, sekaligus meningkatkan daya saing di tingkat nasional maupun global. Dalam ajang yang digelar Bank Indonesia di Hall A dan B JICC Jakarta 20-23 Agustus 2026 tersebut, produk-produk unggulan Priangan Timur turut mendapat kesempatan tampil di panggung nasional.

 

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tasikmalaya, Laura Rulida Eka Sari mengatakan sebanyak 16 UMKM binaan dihadirkan dalam KKI 2026. Mereka mewakili beragam sektor unggulan daerah, mulai dari bordir, batik, tenun dan mendong, fesyen, kriya, kopi hingga makanan olahan. Kehadiran para pelaku usaha tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas eksposur dan membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk kreatif Priangan Timur.

 

“Selama ini pengembangan UMKM di wilayah Priangan Timur diarahkan untuk meningkatkan kapasitas usaha, kualitas produk, digitalisasi, serta akses pembiayaan dan pasar. Berbagai produk unggulan daerah dinilai memiliki potensi besar untuk menjangkau pasar yang lebih luas seiring meningkatnya kualitas dan inovasi yang dilakukan pelaku usaha.” katanya.

 

Daya saing UMKM Priangan Timur juga tercermin dari sejumlah capaian yang berhasil diraih. Salah satunya adalah Kopi Bunar asal Pagerageung, Kabupaten Tasikmalaya, yang berhasil menembus pasar Jepang. Keberhasilan tersebut didukung konsistensi dalam menjaga kualitas produk mulai dari proses budidaya hingga pascapanen, sehingga mampu meningkatkan nilai ekonomi kopi yang diproduksi.

 

Dari sektor wastra, Tenun Sabilulungan III mencatatkan prestasi dengan masuk 20 besar ajang Citra Nusa – Championship Wastra Nusantara 2026 melalui karya Tenun Sutera Sulam motif Gelombang Bulu. Capaian ini menunjukkan potensi produk budaya Priangan Timur untuk terus berkembang dan bersaing di pasar yang lebih luas.

 

KKI 2026 sendiri mengusung tema “Penguatan Sinergi untuk Mendorong UMKM Bangkit, Tangguh, dan Berdaya Saing”. Kegiatan ini melibatkan 27 kementerian dan lembaga serta 34 mitra strategis dalam upaya memperkuat daya saing, akses pembiayaan, digitalisasi, dan perluasan pasar UMKM Indonesia.

 

Pada penyelenggaraan tahun ini, lebih dari 550 UMKM mengikuti pameran secara luring, sementara lebih dari 1.300 UMKM terlibat melalui platform digital. Sejumlah program seperti business matching, showcase produk unggulan, promosi ekspor, hingga berbagai aktivitas ekonomi kreatif turut membuka peluang kolaborasi dan pengembangan usaha bagi peserta.

 

Melalui partisipasi dalam KKI 2026, UMKM binaan Bank Indonesia Tasikmalaya diharapkan semakin mampu memperluas pasar, membangun kemitraan, serta membawa karya-karya unggulan Priangan Timur menembus pasar nasional dan internasional.***

Exit mobile version