Workshop Membaca Nyaring di Winduraja: Kader PKK Didorong Jadi Motor Literasi Keluarga

Image of Membaca

CIAMIS, pewarta.id – Upaya menumbuhkan budaya membaca sejak dini kembali digencarkan di Kabupaten Ciamis. Sebanyak 22 kader PKK Desa Winduraja, Kecamatan Kawali, mengikuti Workshop Membaca Nyaring yang digelar pada Kamis (7/8/2025) di balai desa setempat.

Kegiatan ini menjadi wadah pemberdayaan ibu rumah tangga agar mampu berperan aktif dalam pendidikan anak, khususnya pada usia emas perkembangan mereka. Melalui metode membaca nyaring (read aloud), para peserta diajak memahami bahwa proses membacakan buku kepada anak bukan sekadar menyuarakan kata-kata, tetapi juga menghidupkan cerita, melibatkan emosi, dan mengajak anak berinteraksi.

Workshop ini diinisiasi oleh dua mahasiswa Universitas Galuh (UNIGAL) Ciamis, Adelia Riani Putri dan Mira Dwi Kuswandani, yang tengah melaksanakan program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Gada Membaca, sebuah komunitas literasi lokal. Mereka menilai, kader PKK memiliki potensi besar menjadi motor penggerak literasi di keluarga sekaligus di lingkungan masyarakat.

Adelia menjelaskan, kegiatan ini memiliki empat tujuan utama, yakni membekali peserta dengan pemahaman tentang pentingnya membaca nyaring, melatih teknik membaca yang interaktif dan menyenangkan, meningkatkan keterampilan memilih buku yang sesuai usia anak, serta mendorong terciptanya kebiasaan membaca di rumah.

Baca Juga :  Menjelang HUT RI ke-80, Ciamis Latih Paskibraka untuk Kibarkan Merah Putih di Alun-Alun

Sebagai narasumber, hadir Dilla Sari Puspa, S.Si, anggota teladan Gada Membaca yang dikenal konsisten menanamkan budaya literasi di keluarga. Setiap Minggu, Dilla bersama dua putrinya rutin berkunjung untuk meminjam dan mengembalikan 20 bahan bacaan bermutu, yang merupakan hibah dari Perpustakaan Nasional RI.

Dalam sesi pelatihan, Dilla membagikan teknik sederhana namun efektif agar anak betah mendengarkan cerita, mulai dari intonasi suara, mimik wajah, hingga penggunaan alat peraga sederhana. “Membaca nyaring itu seperti mengajak anak bertualang di dunia cerita. Kalau dibawakan dengan rasa, anak akan mengingatnya seumur hidup,” ujarnya.

Bunda Literasi Desa Winduraja, Idah Widaryati, S.Pd, yang mendampingi jalannya kegiatan, mengapresiasi semangat para kader PKK. Menurutnya, keterampilan membaca nyaring akan memberi dampak positif bagi perkembangan bahasa, imajinasi, dan kecerdasan emosional anak.

Baca Juga :  Bupati Ciamis Kukuhkan Paskibraka Kabupaten Ciamis Tahun 2025

Selama workshop, para peserta tak hanya menerima materi, tetapi juga langsung mempraktikkan teknik membaca nyaring di hadapan peserta lain. Mereka belajar mengatur tempo bacaan, memberikan penekanan pada kata kunci, hingga melibatkan anak dengan pertanyaan.

“Dengan metode ini, ibu bisa lebih dekat dengan anak, dan anak pun tumbuh kecintaannya pada buku,” ungkap Idah.

Panitia berharap, keterampilan yang diperoleh peserta dapat diterapkan di rumah dan lingkungan sekitar, sehingga budaya literasi semakin mengakar di Desa Winduraja. Ke depan, kader PKK diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang menginspirasi warga lain untuk menjadikan membaca sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

Dengan pelaksanaan workshop ini, Desa Winduraja menunjukkan langkah nyata dalam mendukung gerakan literasi nasional, sekaligus membuktikan bahwa membangun minat baca anak dimulai dari rumah, bersama orang-orang terdekat mereka.***

Facebook Comments Box

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *