Universitas Galuh Gelar Wisuda ke-43, Rektor Tekankan Kepemimpinan Etis Berakar pada Nilai Luhur Budaya Kagaluhan

Image of Img 1452

CIAMIS, pewarta.id — Universitas Galuh (Unigal) kembali mengukir sejarah dengan menyelenggarakan Wisuda ke-43 yang diikuti oleh 714 lulusan dari berbagai fakultas dan program studi. Prosesi sakral ini mengusung tema “Nilai Luhur Budaya Kagaluhan sebagai Akar Kepemimpinan Etis (Ethical Leadership) untuk Mencapai Indonesia Emas 2045”, sebuah refleksi mendalam tentang pentingnya nilai-nilai budaya lokal dalam membentuk karakter dan kepemimpinan masa depan bangsa.

Dalam pidatonya, Rektor Universitas Galuh, Prof. Dr. Dadi, M.Si., menegaskan bahwa kepemimpinan etis menjadi katalisator utama dalam mentransformasi potensi demografi Indonesia menuju kekuatan nyata pada tahun 2045. Menurutnya, etika dalam kepemimpinan memastikan bahwa otoritas dan kekuasaan digunakan semata-mata untuk kepentingan masyarakat luas, bukan demi kepentingan pribadi atau kelompok tertentu.

“Kepemimpinan etis yang kita perjuangkan harus berakar kuat pada nilai-nilai budaya. Di Universitas Galuh, nilai luhur Budaya Kagaluhan menjadi fondasi utama yang menuntun kita pada kejujuran, kebijaksanaan, dan tanggung jawab,” ujar Rektor di hadapan para wisudawan dan tamu undangan.

Budaya Kagaluhan sendiri, lanjutnya, bermakna “inti hati” atau “permata kehidupan” yang mengajarkan manusia pada prinsip kejujuran, budi pekerti luhur, serta berpegang teguh pada filosofi Tri Tangtu di Buana, yakni:

1. Tangtu Wibawa – menekankan bahwa kekuasaan harus beretika, adil, dan bertanggung jawab.

2. Tangtu Wreda – mengedepankan kebijaksanaan dan kearifan dalam setiap pengambilan keputusan.

3. Tangtu Wening – menegaskan bahwa tujuan kepemimpinan adalah kedamaian, kesejahteraan, dan keharmonisan masyarakat.

Image of Img 1551

Lulusan Unggul dan Berdaya Saing Global

Rektor berharap para lulusan Unigal mampu mengamalkan nilai-nilai luhur tersebut dalam kehidupan bermasyarakat dan berprofesi. Wisuda, katanya, bukanlah akhir dari perjalanan belajar, melainkan awal dari tanggung jawab baru untuk terus berkembang dan berkontribusi bagi bangsa.

“Wisuda bukanlah purna tugas. Belajar adalah misi sepanjang hayat,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan Galuh, dr. Hj. Pupung Oprianti, M.Kes., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya di Universitas Galuh. Ia menegaskan komitmen yayasan dalam memperkuat tata kelola kampus yang baik (Good University Governance) serta meningkatkan mutu lulusan agar memiliki daya saing tinggi di era global.

 

“Keputusan memilih Universitas Galuh adalah pilihan tepat. Kami terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan, pelayanan, dan kepuasan seluruh pemangku kepentingan,” ucapnya.

Baca Juga :  PSI CIAMIS GELAR RAKOR BENTUK KEPENGURUSAN BARU, YUDA PRATAMA TERPILIH JADI KETUA DPD 

Apresiasi dari Pemerintah Daerah

Bupati Ciamis, Dr. H. Herdiat Sunarya, yang di wakil Asda 3. H. Wawan Ruhyat, M.M.. menyampaikan apresiasi atas kiprah Universitas Galuh dalam mencetak sumber daya manusia unggul di Kabupaten Ciamis. Menurutnya, kemajuan daerah tidak hanya ditentukan oleh kekayaan alam, tetapi juga oleh kualitas manusia yang berilmu, beretika, dan berdaya saing.

“Kami yakin lulusan Universitas Galuh mampu beradaptasi dengan disrupsi teknologi, kecerdasan buatan, dan perubahan zaman yang begitu cepat. Pemerintah daerah akan terus berkomitmen memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pemberdayaan masyarakat,” tutur Herdiat.

Unigal Terus Berinovasi Menuju Smart Campus

Universitas Galuh menunjukkan transformasi nyata melalui penerapan kampus konservasi dan budaya yang berorientasi pada digitalisasi kampus atau Smart Campus. Rektor menuturkan, inovasi ini disertai dengan perluasan kerja sama strategis baik di tingkat nasional maupun internasional untuk mendukung visi dan misi kampus.

Selain itu, Universitas Galuh berhasil menorehkan sejumlah capaian gemilang pada tahun 2025. Sebanyak 39 dosen lolos seleksi hibah kompetitif nasional bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (Kemdiktisaintek RI). Program ini menyerap dana pemerintah lebih dari Rp 2,045 miliar, meningkat 68 persen dari tahun sebelumnya.

Kampus Konservasi dan Kolaborasi Inovatif

Sebagai kampus yang berorientasi pada keberlanjutan, Universitas Galuh juga menjadi salah satu inisiator kegiatan konservasi dan pembangunan kawasan perbatasan “Kunci Bersama”, guna membantu penyelesaian berbagai persoalan sosial di masyarakat.

Di sisi lain, pada tahun 2025 ini Universitas Galuh juga berhasil memperoleh pendanaan kegiatan mahasiswa berdampak, hasil kolaborasi antara dosen dan BEM, dengan total dana sebesar Rp 215 juta.

Prestasi kampus juga diakui secara nasional. Universitas Galuh meraih peringkat 3 nasional dalam kategori media sosial terbaik pada ajang Anugerah Humas Diktisaintek 2025 tingkat LLDIKTI Wilayah IV. Selain itu, dosen Unigal juga menerima pendanaan riset kolaboratif bersama Universitas Siliwangi.

Mahasiswa Unigal Tembus Jepang dan Thailand

Dalam upaya memperluas wawasan global, mahasiswa Universitas Galuh dari Fakultas Pertanian (Faperta) dan Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) telah menjalani program magang ke Jepang sebanyak empat gelombang dengan total lebih dari 15 peserta.

Beberapa di antaranya yang kini diwisuda pada periode ke-43 adalah Anggia Anggraeni, Tianly Amelia, Nova Sri Rahayu, Keukeu Ratna Dewi, dan Ridla Ade Permana. Selain itu, mahasiswa FKIP juga melaksanakan Program PLP Internasional di Thailand, salah satunya Repita Wulansari yang menjalani praktik di Sangkhom Islam Wittaya School pada Januari–Februari 2023.

Baca Juga :  Bupati Ciamis ,Santri Harus Bisa Menerapkan Nilai-nilai Pejuang santri Terdahulu

“Pencapaian ini membuktikan bahwa mahasiswa Universitas Galuh memiliki daya saing global dan mampu membawa nama baik daerah di kancah internasional,” ujar Rektor.

Deretan Wisudawan Terbaik

Pada Wisuda ke-43 ini, Universitas Galuh juga memberikan penghargaan kepada para wisudawan terbaik dari berbagai program studi dengan predikat “Pujian”. Di antaranya:

1. Prasetya, M.Pd. – Magister Administrasi Pendidikan (IPK 3,90)

2. Dina Hidayanti, S.Pd. – Pendidikan Akuntansi (IPK 3,66)

3. Delvina Siti Nurfatika, S.Pd. – Pendidikan Bahasa Inggris (IPK 3,79)

4. Aep Saepuloh, S.Pd. – Pendidikan Jasmani (IPK 3,69)

5. Santi Apriyanti, S.Pd. – Pendidikan Sejarah (IPK 3,71)

6. Larasti Fatona, S.Pd. – Pendidikan Matematika (IPK 3,97)

7. Sufi Anah Hamidayati, M.H. – Magister Hukum (IPK 3,95)

8. Sridewi Rejeki, S.H. – Hukum (IPK 3,60)

9. Risa Herlina, M.M. – Magister Manajemen (IPK 3,86)

10. Risna Rismaya, S.M. – Manajemen (IPK 3,81)

11. Olivia Zalfa Azzahra, S.Ak. – Akuntansi (IPK 3,77)

12. Bella Dienul Haque, S.P. – Agribisnis (IPK 3,87)

13. Muhammad Sobari, S.I.P. – Ilmu Pemerintahan (IPK 3,85)

14. Riseu Febriyanti, S.A.P. – Administrasi Publik (IPK 3,79)

15. Titis Ajeng Rizkiyani, S.T. – Teknik Industri (IPK 3,82)

16. Andani Raudah Siti Salma, S.T. – Teknik Sipil (IPK 3,88)

17. Zein Ditya Aulia, S.Kom. – Sistem Informasi (IPK 3,88)

18. Cisa Farhany Ambarwanty Mohtar, S.Kep. – Keperawatan (IPK 3,94)

19. Ira Sartika, S.Kep., Ners. – Pendidikan Profesi Ners (IPK 3,94)

Menatap Indonesia Emas 2045

Menutup prosesi, Rektor Prof. Dadi mengajak seluruh lulusan untuk menjadi bagian dari perjalanan besar menuju Indonesia Emas 2045 dengan menjunjung tinggi integritas dan tanggung jawab moral.

“Universitas Galuh tidak hanya mencetak lulusan yang cerdas secara intelektual, tetapi juga berkarakter, beretika, dan berjiwa pengabdian. Inilah wujud nyata kontribusi Galuh untuk Indonesia,” pungkasnya.

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *