Site icon Pewarta ID

Polisi Buru Wanita Misterius yang Menitipkan Bayi di Terminal Kalipucang Lalu Menghilang

Image of Img 20260807 wa0014

PANGANDARAN, pewarta.id — Jajaran Polsek Kalipucang bersama Polres Pangandaran dan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pangandaran tengah menelusuri keberadaan seorang wanita misterius. Wanita tersebut nekat menitipkan bayi perempuannya kepada warga di kawasan Terminal Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, lalu mendadak menghilang pada Kamis (6/8/2026).

 

Sebelum melakukan aksinya, wanita yang diduga ibu kandung bayi tersebut sempat diketahui menginap di emperan rumah makan sekitar terminal. Kapolsek Kalipucang Iptu Ridwan menegaskan pihaknya terus bergerak mengumpulkan keterangan saksi mata.

 

“Kami mengimbau masyarakat yang mengetahui identitas atau keberadaan ibu maupun keluarga bayi tersebut agar segera menghubungi Polsek Kalipucang atau Polres Pangandaran,” tegas Ridwan.

 

Kabid Rehabilitasi Sosial Dinsos Pangandaran, Maman Permana, menambahkan bahwa fokus utama saat ini adalah melacak keluarga bayi. Jika tidak ditemukan, penanganan akan dikoordinasikan dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat karena Pangandaran belum memiliki fasilitas penampungan bayi telantar.

 

Awal Mula Penemuan di Mushala Terminal

Peristiwa bermula sekitar pukul 08.00 WIB di mushala Terminal Kalipucang. Warga setempat, Silvi Sukrianti, melihat wanita tersebut sempat memandikan bayinya. Namun, saat diajak bicara mengenai asal-usulnya, jawaban wanita itu linglung dan mengaku sebagai anak piatu. Tanpa diduga, wanita tersebut langsung menyerahkan bayinya ke Silvi dan pergi begitu saja.

 

“Dia cuma bilang ‘Titip adeknya, tolong rawat selama 10 hari dan jangan diserahkan ke siapa-siapa.’ Saat ditanya asal-usul keluarga dan namanya, jawabannya tidak jelas,” ungkap Silvi.

 

Kondisi Medis Bayi Sehat dan Stabil

Menerima laporan warga, personel Polsek Kalipucang langsung mengamankan sang bayi dan membawanya ke Puskesmas Kalipucang. Tim medis menyatakan bayi berusia sekitar 8 bulan tersebut dalam kondisi sehat dan stabil.

 

Berdasarkan pemeriksaan, bayi memiliki panjang badan 68 cm, berat 7,1 kg, lingkar kepala 46 cm, saturasi oksigen 98%, dan nadi 116 kali per menit. Petugas hanya menemukan beberapa bekas gigitan serangga di tubuhnya, diduga akibat sempat berada di lingkungan terbuka selama beberapa hari. Saat ini, bayi berada dalam penanganan pihak berwenang sembari menunggu kejelasan proses hukum.[gpwk].

Exit mobile version