BEKASI, Pewarta.id – Sebanyak 22 drumer muda dari wilayah Jabodetabek dan Bandung unjuk kebolehan dalam ajang Dica Melo Drum Competition 2026 yang digelar di Foodnation, Bekasi Cyber Park Mall, Bekasi, Sabtu (26/09/2026).
Kompetisi ini digelar bukan hanya untuk mencari bibit-bibit muda berbakat di dunia drum, tetapi juga sebagai kado istimewa untuk Dica Melo yang baru merayakan ulang tahun ke-15 pada 22 September 2026.
dr. Dhodon, ayah sekaligus penggagas Dica Melo Drum Competition, mengatakan kegiatan ini sengaja dirancang sebagai kompetisi sekaligus wadah bagi para drumer muda untuk mengembangkan bakat dan menunjukkan kemampuan mereka. Ia menyebut acara tersebut juga menjadi kado ulang tahun untuk putrinya, Dica.
“Selain mencari bibit muda drumer, acara ini juga sebagai kado untuk Dica yang berulang tahun ke-15 pada 22 September lalu,” ujar dr. Dhodon.
Dica Melo sendiri mengaku terkejut dan tidak menyangka akan menerima kejutan berupa kompetisi drum yang diikuti puluhan peserta muda. Ia mengatakan kado tersebut menjadi pengalaman yang sangat berkesan baginya.
“Saya benar-benar kaget, nggak nyangka kalau mendapat kado istimewa dari ayah dan ibu,” kata Dica.
Salah satu hal yang menarik perhatian dalam kompetisi ini adalah usia para peserta yang beragam, membuktikan bahwa minat dan bakat bermain drum tidak mengenal batasan umur. Salah satu dewan juri, Andre Dahlan, mengaku sempat dibuat kagum oleh kemampuan peserta yang usianya masih sangat belia.
“Di luar ekspektasi saya. Ternyata pesertanya masih belia, bahkan ada yang berusia lima tahun. Tapi kemampuan bermain drumnya luar biasa,” ungkap Andre Dahlan.
Dewan juri yang terlibat dalam penjurian Dica Melo Drum Competition 2026 terdiri dari Andre Dahlan, Dica Melo, Utha, Jatra, dan Rifky 13.
Ketua panitia penyelenggara, Riri, menjelaskan bahwa gelaran perdana ini masih difokuskan untuk peserta dari wilayah Jabodetabek, meski pada praktiknya turut diikuti peserta asal Bandung. Pihak panitia disebutnya telah menyiapkan rencana pengembangan agar penyelenggaraan tahun berikutnya dapat menjangkau talenta-talenta muda dari berbagai daerah di Indonesia.
“Karena ini yang pertama, peserta masih dari Jabodetabek dan ada juga dari Bandung. Untuk tahun depan kami akan mempersiapkannya lebih baik dan jauh-jauh hari, sehingga peserta dari berbagai daerah di Indonesia bisa ikut,” jelas Riri.
Jalannya kompetisi turut dimeriahkan dengan penampilan pembuka dari 7Dunia Band yang membawakan tiga buah lagu, serta penampilan grup perkusi menjelang pengumuman para pemenang di penghujung acara.
Dukungan terhadap penyelenggaraan Dica Melo Drum Competition 2026 juga terlihat dari sejumlah logo mitra yang ditampilkan pada layar backdrop LED, di antaranya manajemen Foodnation Bekasi Cyber Park Mall, SAE Entertainment, Crissky Entertainment, dan Mellovers. Selain itu, dukungan juga datang dari Forum Wartawan Hiburan (FORWAN) Indonesia bersama sejumlah media online lainnya.
Ketua Umum FORWAN, Sutrisno Buyil, menilai penyelenggaraan kompetisi ini memiliki nilai positif karena membuka ruang bagi anak-anak dan remaja untuk mengembangkan bakat musik mereka sejak dini. Ia turut mengapresiasi peran TEBE Production selaku panitia pelaksana.
“FORWAN dan juga teman-teman media lainnya sangat mendukung Dica Melo Drum Competition. Kegiatan ini sangat positif dan inspiratif. Selain itu, panitianya juga TEBE Production selalu membuat kompetisi ini menjadi keren dan inspiratif. Jadi sudah seharusnya FORWAN tampil di depan mendukung kegiatan keren ini,” ujar Sutrisno Buyil usai menyerahkan trofi kepada para pemenang.
Setelah melalui proses penilaian dewan juri, kompetisi ini menghasilkan para pemenang dalam tiga kategori. Pada Kategori Melo, gelar Juara I diraih Benedict, disusul Rasyag di posisi Juara II, Eijaz di Juara III, dan Ersha meraih Juara Harapan. Pada Kategori Melovers, Juara I diraih Lavina, Juara II oleh Naylaa, Juara III oleh Tal Ivanka, dan Juara Harapan diraih Chandini Nada. Sementara pada Kategori Dica, gelar Juara I diraih M. Erlang, Juara II oleh Aufar, Juara III oleh Kalee, dan Juara Harapan diraih Kei Santoso. Predikat Best of the Best pada penyelenggaraan tahun ini jatuh kepada Eijaz.
Dica Melo Drum Competition diharapkan tidak berhenti sebagai ajang kompetisi semata, melainkan dapat berkembang menjadi ruang pembinaan bagi generasi muda yang memiliki minat dan bakat di bidang musik, khususnya instrumen drum. Dengan respons positif dari peserta, orang tua, komunitas musik, hingga berbagai pihak pendukung, penyelenggara berharap kompetisi ini dapat berkembang menjadi agenda tahunan dengan cakupan peserta yang lebih luas hingga tingkat nasional. (Pewarta.id/Red)


