Site icon Pewarta ID

Rentetan Aksi Bjorka di Indonesia Yang Bikin Heboh Warga Negara

Image of Byorka dan jokowi

Aksi hacker Bjorka tak pernah berhenti sesaat pun, setelah tahun 2022 – 2023 heboh dengan membocorkan banyak data orang Indonesia, bahkan bisa membocorkan data Nomor Induk Wajib Pajak (NPWP) Nomor satu orang Indonesia Presiden Joko Widodo.

Dilansir dari Mashable Indonesia inilah rentetan daftar aksi Bjorka memngobok-obok data orang Indonesia :

1. Menjebol Data Pelanggan IndiHome

Aksi pertama yang dikerjakan Bjorka adalah membocorkan data pelanggan IndiHome.

Bjorka mengklaim dirinya telah mendapatkan 26 juta riwayat penelusuran dari pengguna layanan tersebut, termasuk password pencarian, surat elektronik (Surel), nama, jenis kelamin, sampe ke Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Meskipun begitu, Telkom selaku penyedia layanan IndiHome membantah validitas kebocoran tersebut, dengan menyatakan bahwa data yang dilaporkan palsu dan tidak relevan.

2. Menerobos Data Registrasi SIM Card Prabayar

Tak lama setelah itu Bjorkapun kembali melancarkan serangan lainnya.

Dia mengklaim berhasil membobol data registrasi SIM card prabayar. Sebanyak 1,3 miliar data diduga berhasil dicurinya, mencakup NIK KTP, nomor telepon, operator seluler, serta tanggal registrasi.

Jelas kebocoran ini memicu kekhawatiran di kalangan masyarakat terkait keamanan data pribadi.

3. Menejebol Data Pemilih KPU

Kali ini Bjorka menyasar data yang diduga milik Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Dia mengaku berhasil mendapatkan 105 juta data penduduk orang Indonesia, yang terdiri dari informasi seperti NIK Kartu Tanda Penduduk, Kartu Keluarga (KK), nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, serta jenis kelamin.

Data tersebut tercecer dan dijual di forum online dengan harga USD 5 ribu, kalo dirupiahkan bisa mencapai Rp 7,4 juta.

4. Dokumen Rahasia Presiden

Aksi Bjorka yang paling fenomenal adalah klaim dirinya bahwa dia sudah berhasil mencuri dokumen rahasia yang dimiliki Presiden Republik Indonesia.

Pernyataannya bahwa data yang ia curi meliputi periode 2019-2021, dengan ukuran file skitar 189 MB.

Meski demikian, Badan Intelijen Negara (BIN) membantah klaim ini dan menegaskan bahwa dokumen-dokumen penting tersebut masih aman.

5. Membobol Data Paspor

Pada tahun 2023 lalu, dia kembali membuat ulah dengan mengungkapkan bahwa ia telah membobol 34 juta data paspor milik warga Negara Indonesia.

Data tersebut diuploud di blog pribadinya dan ditawarkan dengan harga $ 10 ribu atau kalo dirupiahkan bisa menembus Rp 150 juta.

Kebocoran ini pertama kali diungkap oleh Teguh Aprianto, pendiri Ethical Hacker Indonesia.

6. Data BPJS Ketenagakerjaan

Bjorka juga sempat-sempatnya untuk membocorkan data milik anggota BPJS Ketenagakerjaan sekira 19 juta data pribadi.

Data ini mencakup informasi seperti NIK KTP, nama, email, nomor ponsel, alamat, tempat kerja, dan lainnya.

Data BPJS dijual dengan harga $ 10 ribu Bitcoin, dan jelas kasus ini sangat mengkhawatirkan bagi keamanan data pribadi di orang Indonesia.

7. Data NPWP Presiden dan Menteri

Kelakuan Bjorka terbaru yang muncul adalah bocornya data NPWP milik Presiden Joko Widodo serta beberapa menteri di kabinetnya.

Data-data ini termasuk dalam NIK, NPWP, nomor HP, alamat, dan email, dijual dengan harga $ 10 ribu atau dalam rupiah akan menyentuh di Rp 150 juta.

Pendiri Ethical Hacker Indonesia, Teguh Aprianto, menjelaskan bahwa data NPWP ini diunggah di forum ilegal oleh Bjorka pada 18 September 2024. Total ada sekitar 6,6 juta data yang dijual di sana.

Serangkaian aksi pembocoran data oleh Bjorka menjadi ancaman serius bagi privasi dan keamanan informasi di Indonesia.

Kebocoran data terbaru tersebut, adal NPWP Presiden Jokowi dan para menterinya, mempertegas bahwa perlindungan data di Indonesia harus segera ditambal untuk menghadapi ancaman serupa di masa akan datang.

Facebook Comments Box
Exit mobile version