Sabtu, 17 Oktober 2026
Garut

Bupati Garut. Pengunaan Dana BTT Untuk Meredakan Inflasi Yang Ada Di Daerah.

High Level Meeting Pengendalian Inflasi Komoditas Cabai dan Bawang Merah di Jawa Barat, di Ballroom Hotel Santika, Garut, Rabu (24/8/2022). photo Istimewa.

GARUT, pewarta.id  – Dalam rangka Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPID), Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jawa Barat, melakukan High Level Meeting Pengendalian Inflasi Komoditas Cabai dan Bawang Merah di Jawa Barat, di Ballroom Hotel Santika, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Rabu (24/8/2022).

High Level Meeting, yang di hadiri Bupati Garut, Rudy Gunawan, membahas terkait inflasi pangan, karena inflasi pangan merupakan salah satu penyebab inflasi di tingkat nasional termasuk di Jawa Barat.

Bupati Garut Rudy Gunawan mengatakan bahwa pada tanggal 19 Agustus lalu, Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo telah memberikan arahan kepada semua kepala daerah terkait penanggulangan inflasi. Ia menyampaikan, inflasi ini harus diperhatikan dan diwaspadai mengingat inflasi ini merupakan suatu masalah global.

“Bapak presiden mengatakan kita sudah mengeluarkan uang 500 triliun rupiah supaya harga pertalite tidak naik, tidak naik saja pertalite dengan 500 triliun rupiah inflasi kita sekarang mau menyentuh angka 5%,” ucapnya.

Rudy menyampaikan, berdasarkan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 500 Tahun 2022 Tentang Penggunaan Belanja Tak Terduga (BTT) Dalam Rangka Pengendalian Inflasi Daerah, disebutkan di dalamnya bahwa kepala daerah bisa menggunakan dana BTT untuk meredakan inflasi yang ada di daerah.

Maka dari itu, ia berharap kepada para petani di Kabupaten Garut agar mempersiapkan diri jika nantinya menerima pesanan dari pemerintah daerah lain.

“Misalnya sekarang ini kami boleh mengeluarkan dari APBD BTT untuk membeli bawang, membeli cabai atau membeli apapun yang diperlukan di daerah itu supaya inflasi nya bisa ditekan,” ujarnya.

Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jawa Barat, Bambang Pramono menyampaikan, kegiatan ini dalam rangka membahas terkait inflasi pangan, karena inflasi pangan merupakan salah satu penyebab inflasi di tingkat nasional termasuk di Jawa Barat.

Ia menuturkan, gerakan inflasi global sudah mulai masuk ke Indonesia, yang  saat ini angka inflasi Jawa Barat sebesar 4,9 % sudah berada diambang batas yang telah ditetapkan yaitu sebesar 4%.

“Artinya kita harus melalui sumber penyebab inflasi yang tadi, penyebabnya (adalah) bahan makanan. Bahan makanan itu apa aja yaitu cabai, bawang merah, kemudian termasuk minyak goreng kemudian cabai merah, cabai hijau dan yang seperti itu yang harus kita antisipasi,” ucapnya.

Bambang menerangkan, tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, dengan tetap mengantisipasi potensi tekanan inflasi, serta mengendalikan tekanan inflasi.

Ia menyampaikan, salah satu bantuan yang pihaknya berikan di antaranya dengan bantuan jangka pendek dan jangka panjang, dimana jangka pendeknya yaitu melakukan operasi pasar. Sementara, untuk jangka panjangnya yaitu menciptakan ketersediaan pasokan bahan pangan dengan urban farming , pemberian green house  , serta penerapan teknologi untuk para petani.

“Dengan dukungan seperti ini bisa mengantisipasi masalah cuaca, bisa meningkatkan produktifitas sehingga ketersediaan dari bahan pangan ini bisa selalu ada dan inflasi tidak turun naik tetapi stabil di level yang memang menguntungkan buat produsen maupun buat konsumen,”  tandasnya. (yan/ast-grt)

DST

Penulis di Pewarta ID.

Tulis komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terus membaca

Berita Selanjutnya

Garut

KPK Turun ke Garut, Kepala Desa Dibekali Cegah Suap, Gratifikasi hingga Korupsi

GARUT, pewarta.id – Upaya mencegah praktik korupsi dari tingkat pemerintahan paling bawah terus diperkuat. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turun langsung memberikan pembekalan…

oez26 trisno · 15 Sep 2026
Priangan Timur

Bukan Sekadar Seremoni, Bupati Garut Minta DHR-45 Jadi Teladan Semangat Perjuangan

GARUT, pewarta.id – Semangat perjuangan para pendahulu dinilai tetap relevan untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan di era sekarang. Bupati Garut, Abdusy Syakur…

oez26 trisno · 11 Sep 2026
budaya

Bupati Garut Berharap TWA Gunung Papandayan Berikan Dampak Ekonomi Bagi Daerah dan Masyarakat Sekitar.

Garut, pewarta.id  -  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut menyatakan, akan terus memperkuat sinergi dengan pengelola destinasi wisata untuk memajukan potensi pariwisata daerahnya. Hal…

DST · 29 Jul 2026
Ekonomi

Sinergi TPID–TP2DD Tasikmalaya Perkuat Stabilitas Harga dan Transformasi Digital

Tasikmalaya, pewarta.id  – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya bersama Bank Indonesia dan seluruh pemangku kepentingan menegaskan komitmen memperkuat fondasi ekonomi daerah melalui sinergi Tim…

DST · 14 Jul 2026
Garut

Kemah Bela Negara 2026 di Garut: Bupati Abdusy Syakur Ajak Generasi Muda Perkuat Nilai Kebangsaan

Garut, pewarta.id  -Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menegaskan pentingnya generasi muda memperkuat nilai kebangsaan dan semangat bela negara sebagai bekal menghadapi tantangan…

DST · 9 Jul 2026
Memuat berita selanjutnya…