Site icon Pewarta ID

Usia Tak Halangi Tekat Asep Akung Asal Garut Pergi ke Mekkah Naik Sepeda

Image of Img 20260614 wa0060

Garut, pewarta.id  – Aksi esepada asal Kabupaten Garut, Asep Akung, (62), asal Kp. Sanding, Kel. Muara Sanding, Kec. Garut Kota, boleh dibilang telah mencuri perhatian publik dengan tekat kuatnya mengayuh sepeda sendirian menuju Mekkah. Asep menamai perjalanan ekstrimnya ini dengan “Tour Asia Finish Mekkah”.

Keberangkatan Asep, dilepas oleh Bupati Garut Abdusy Syakur Amin di Halaman Pendopo Kabupaten Garut, Jalan Kiansantang, Kecamatan Garut Kota, Minggu pagi (14/6/2026).

 

Bupati menyampaikan rasa kagum dan haru atas dedikasi yang ditunjukkan oleh pesepeda asal Garut, Asep Akung ini. Menurut Bupati, perjalanan spiritual luar biasa ini merupakan bentuk ikhtiar dan jihad menuju Mekkah yang patut diapresiasi.

 

“Perjalanan ini bisa menjadi teladan yang dapat dicontoh oleh yang lain. Bahwa banyak cara yang bisa kita lakukan untuk mencapai tujuan kita. Meskipun kadang-kadang membuat orang beda, ya gapapa. Karena ini keyakinan kita dan keinginan kita untuk menorehkan sejarah,” ungkap Abdusy Syakur Amin.

 

Bupati mendoakan agar Asep Akung senantiasa dianugerahi kesehatan, keselamatan, kelancaran, serta keberkahan di sepanjang jalur lintas negara yang akan ditempuhnya.

 

“Saya juga nitip pesan tolong ada komunikasi. Terus dimonitor, kalo bisa lagi ada dimana, sama siapa, terutama kabar kondisi seperti apa. Saya ingin terus dimonitor,” tegas Bupati.

 

Sementara, Asep Akung, pesepeda yang melakukan perjalanan mandiri ini menyatakan bahwa persiapan fisik dan mentalnya sejauh ini sudah sangat matang dan siap. Ia mengungkapkan bahwa misinya bersepeda ke Mekkah tidak hanya sekadar perjalanan spiritual, tetapi juga membawa misi lingkungan dan kesehatan.

“Ya, selain misi spiritual saya ingin ikut mengkapanyekan udara bebas asap kendaraan, dan juga misi perdamaian, itu keinginan saya,”ujar Asep.

 

Asep memperkirakan dari Garut sampai ke titik finish di Makkah Almukaromah bisa ditempuh sekitar 3 – 4 bulan. Dia berharap bulan Agustus nanti sudah sampai tujuan.

“Insya Alloh paling lama empat bulan sampai finish,”tandas Asep.

 

Di akhir prosesi pelepasan, Asep memohon dukungan moral dan doa dari seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Garut agar perjalanan ke tanah suci Mekkah dapat berjalan aman dan lancar.

 

“Mudah-mudahan, ini mohon doa restunya dari Pak Bupati khususnya dan masyarakat Garut pada umumnya,” pungkas Asep. (Slamet Timur).

Exit mobile version