Jumat, 16 Oktober 2026
Ciamis

Jembatan Cirahong Kini Ramai Dikunjungi Wisatawan Usai Viral di Media Sosial

Image of Jembatan cirahong ciamis tasikmalaya
Suasana Jembatan Cirahong yang kini ramai dikunjungi wisatawan setelah viral di media sosial dan mendapat perhatian Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

CIAMIS, Pewarta.id – Jembatan Cirahong yang menjadi ikon perbatasan dua daerah, yakni Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, kini kembali menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat. Jembatan bersejarah tersebut mulai ramai dikunjungi warga setelah beberapa pekan viral di berbagai platform media sosial, hingga akhirnya mendapat perhatian langsung dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang akrab disapa KDM.

Setelah kunjungan langsung Gubernur Dedi Mulyadi ke lokasi, Jembatan Cirahong mengalami sejumlah pembenahan yang cukup signifikan. Kini jembatan tersebut terlihat lebih tertata rapi dan dapat dilalui kendaraan bermotor dari dua arah. Bagian tengah jembatan telah dicat dengan warna kuning sebagai pembatas lajur kendaraan, sehingga arus lalu lintas dari kedua arah dapat berjalan dengan lebih teratur dan aman. Selain itu, kini telah terpasang lampu penerangan yang membuat suasana jembatan semakin terang dan nyaman, terutama pada malam hari.

Perubahan-perubahan tersebut langsung disambut antusias oleh masyarakat. Bukan hanya warga yang sekadar melintas untuk keperluan sehari-hari, kini banyak pula pengunjung yang sengaja datang dari berbagai daerah hanya untuk berfoto atau merekam video saat melewati lorong ikonik Jembatan Cirahong. Keindahan lorong jembatan yang khas, dipadukan dengan pemandangan alam sekitar yang hijau, menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan lokal maupun dari luar daerah.

Salah satu pengunjung, Wati, warga asal Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya, mengungkapkan alasannya datang ke Jembatan Cirahong pada Sabtu, (11/04/2026). Menurutnya, kunjungan ini bukan sekadar untuk melihat jembatan secara langsung, tetapi juga untuk menikmati keindahan alam yang mengitarinya.

“Saya sengaja datang ke sini. Selain ingin melihat Jembatan Cirahong, saya juga ingin menikmati suasana alam sekitar. Jembatan Cirahong memang sangat indah dari kedua sisi. Terlihat perkebunan warga yang hijau serta persawahan. Dan juga menikmati makanan khas Cirahong, yaitu Sorabi,” jelasnya kepada Pewarta.id, Sabtu (11/04/2026).

Wati pun mengakui bahwa kini Jembatan Cirahong terlihat banyak berubah dibandingkan sebelumnya. Kehadiran lampu penerangan dan penataan jalur kendaraan dua arah yang berjalan lancar menjadi hal yang paling ia rasakan perbedaannya. Meski demikian, ia menyampaikan harapan agar ke depannya penataan kawasan jembatan bisa terus ditingkatkan, khususnya pada area warung atau kios makanan kuliner yang berada di sekitar Jembatan Cirahong.

“Saat ini Jembatan Cirahong terlihat banyak perubahan. Selain lampu penerangan, juga kendaraan bermotor dari dua arah walaupun bersamaan tapi terlihat lancar. Semoga untuk ke depannya bisa ditata lebih baik lagi, khususnya warung atau kios makanan kuliner yang berada di Jembatan Cirahong supaya lebih terlihat indah dan menarik pengunjung,” harapnya.

Jembatan Cirahong sendiri merupakan salah satu jembatan bersejarah yang memiliki nilai arsitektur tinggi. Dibangun pada masa pemerintahan kolonial Belanda, jembatan ini memiliki dua fungsi sekaligus, yakni sebagai jalur kereta api di bagian atas dan jalur kendaraan serta pejalan kaki di bagian bawahnya. Keunikan inilah yang menjadikan Jembatan Cirahong berbeda dari jembatan-jembatan lainnya dan memiliki daya tarik wisata yang kuat.

Dengan semakin baiknya penataan dan meningkatnya perhatian dari pemerintah provinsi, warga berharap Jembatan Cirahong dapat terus berkembang menjadi destinasi wisata yang lebih tertata, bersih, dan mampu memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat sekitar, terutama para pelaku usaha kuliner dan warung lokal yang menggantungkan penghasilan dari keramaian di sekitar jembatan tersebut.

Asep Restu

Penulis di Pewarta ID.

Tulis komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terus membaca

Berita Selanjutnya

Priangan Timur

Berawal dari Luka Pengkhianatan, Yuni Widiawati Hadirkan Kisah Perjuangan Cinta dalam Novel Untuk Dirandra

Tasikmalaya, pewarta.id  — Tidak semua pertemuan datang ketika seseorang siap membuka hati. Ada kalanya, seseorang justru hadir saat luka masa lalu belum…

DST · 1 minggu lalu
Jawa Barat

Hari Anak Nasional 2026 di Tasikmalaya Berlangsung Meriah, KPAID Hadirkan 24 Jam Kreativitas Anak hingga Baksos untuk Korban Kekerasan

TASIKMALAYA, pewarta.id – Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 di Kabupaten Tasikmalaya berlangsung semarak sekaligus sarat makna. Selama dua hari, 22-23 Juli…

oez26 trisno · 23 Jul 2026
Priangan Timur

QRIS UNSIL TASIK Half Marathon 2026 Dorong Sport Tourism dan Digitalisasi Ekonomi Tasikmalaya

Tasikmalaya, pewarta.id  - Indonesia bersama Universitas Siliwangi dan Pemerintah Kota Tasikmalaya kembali menghadirkan ajang olahraga bergengsi bertajuk QRIS UNSIL TASIK Half Marathon…

DST · 9 Mei 2026
Priangan Timur

JNE Resmikan Kantor Cabang Utama Tasikmalaya, Perkuat Layanan Logistik UMKM Priangan Timur

Tasikmalaya, pewarta.id – Pertumbuhan ekonomi Kota Tasikmalaya yang semakin dinamis, terutama dari sektor UMKM, perdagangan, dan ekonomi kreatif, mendorong peningkatan kebutuhan layanan logistik…

DST · 19 Apr 2026
Hiburan

Panggung Puisi Hadir kembali di Tasikmalaya: “Telinga yang Tidak Dijual di Pasar Saham”

Tasikmalaya, pewarta.id – Komunitas Cermin Tasikmalaya bersama Diksi Tipsy Press kembali menghadirkan ruang kreatif lewat Panggung Puisi yang kali ini digelar di…

DST · 21 Agu 2025
Memuat berita selanjutnya…