Ciamis, pewarta.id – Seorang petani di Ciamis, Jawa Barat, sukses mengubah lahan tidak produktif menjadi sumber penghidupan yang menguntungkan. Dengan luas lahan sekitar 3 hektare, ia berhasil memanen cabai dalam jumlah besar dan meraih omzet puluhan juta rupiah sekali panen.
Di Desa Salakaria, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Ciamis, Ikin Asikin sukses mengembangkan perkebunan cabai rawit jenis Ori 212. Dengan menanam sekitar 45 ribu pohon cabai, hasil panennya bisa mencapai 9 kwintal sekali panen.
“Harga cabai saat ini mencapai Rp55 ribu per kilogram, sehingga dalam satu kali panen saya bisa mendapatkan omzet sekitar Rp50 juta,” ujar Ikin.
Keberhasilan perkebunan ini juga memberikan dampak positif bagi warga sekitar. Sebanyak 31 orang bekerja di kebun tersebut, terdiri dari 14 pekerja laki-laki dan 17 ibu-ibu yang bertugas melakukan pemetikan, pemupukan, dan penyiraman tanaman.
“Sejak ada perkebunan ini, warga bisa bekerja dan membantu perekonomian keluarga. Setiap minggunya, saya mengeluarkan sekitar Rp10 juta untuk membayar karyawan,” tambah Ikin.
Sebagian besar hasil panen cabai dari perkebunan ini dijual ke Pasar Induk Caringin, Bandung, karena pasar lokal seperti Ciamis dan Tasikmalaya belum memiliki daya tampung yang besar.
Dengan adanya perkebunan ini, bukan hanya pemilik lahan yang mendapatkan keuntungan, tetapi juga masyarakat sekitar yang terbantu dengan terciptanya lapangan kerja baru.

