Jumat, 16 Oktober 2026
agama

Isbat Nikah Terpadu di Garut: Langkah Nyata Pemkab Lindungi Hak Perempuan dan Anak

Image of Img 20261002 wa0025

GARUT, pewarta.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut kembali menunjukkan komitmennya dalam melindungi hak-hak keluarga melalui pelaksanaan Isbat Nikah Terpadu di Kantor Kecamatan Banyuresmi, Jumat (2/10/2026). Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, hadir langsung untuk memastikan layanan ini berjalan lancar dan memberi kepastian hukum bagi masyarakat.

 

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa program isbat nikah bukan sekadar administrasi, melainkan bentuk perlindungan terhadap perempuan dan anak yang rentan menghadapi masalah hukum akibat pernikahan yang tidak tercatat.

 

“Kalau tidak ada dokumen resmi, keluarga bisa dirugikan. Mulai dari urusan waris, asuransi, hingga status hukum anak. Karena itu, layanan ini sangat penting,” ujar Bupati Garut.

 

Sinergi Lintas Instansi

Kegiatan ini melibatkan Pengadilan Agama Garut, Kementerian Agama, Disdukcapil, dan DPPKBPPPA. Dengan sinergi tersebut, pasangan yang telah disahkan pernikahannya dapat langsung memperbarui dokumen kependudukan seperti Kartu Keluarga dan KTP. Langkah ini sekaligus menertibkan data kependudukan masyarakat.

 

Kepala DPPKBPPPA Garut, Yayan Waryana, melaporkan bahwa kuota pelayanan Oktober 2026 mencapai lebih dari 100 pasangan. Sepanjang tahun ini, tercatat sudah ada lebih dari 200 pasangan yang difasilitasi melalui program tersebut.

 

“Program ini berkelanjutan. Kita pastikan masyarakat Garut mendapat kepastian hukum atas pernikahannya,” tegas Yayan.

 

Kepastian Hukum untuk Generasi

Ketua Pengadilan Agama Garut, Ayip, menambahkan bahwa sebanyak 61 pasangan mengikuti sidang isbat nikah kali ini. Ia berharap kegiatan berjalan lancar dan memberi kepastian hukum yang kokoh bagi keluarga.

 

Bupati Garut menutup kegiatan dengan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, seraya menekankan bahwa isbat nikah terpadu adalah investasi sosial: melindungi perempuan, menjamin hak anak, dan menata administrasi keluarga demi masa depan yang lebih tertib.(Slamet Timur).

DST

Penulis di Pewarta ID.

Tulis komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terus membaca

Berita Selanjutnya

Lingkungan Hidup

TPA Pasirbajing Diblokir Warga, Kota Garut Dikepung Ribuan Ton Sampah Yang Tak Terangkut

GARUT, Pewarta.id.- Akibat Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah Pasirbajing, Jl. Warungpeuteuy, Kecamatan Banyuresmi diblokir warga, dalam beberapa hari terakhir wajah Kota Garut…

DST · 4 hari lalu
Kesehatan

TKD Berkurang, Pemkab Garut Anggarkan Rp196 Miliar untuk PBI BPJS Kesehatan pada 2026

GARUT, pewarta.id – Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat, mengalokasikan anggaran sebesar Rp196,091 miliar untuk pembiayaan jaminan kesehatan melalui skema Penerima Bantuan Iuran…

DST · 7 hari lalu
olah raga

Garut Open Silat Series 2026: Ajang Gali Potensi, 600 Atlet Siap Angkat Nama Daerah

GARUT, pewarta.id  — Kejuaraan Garut Open Silat Series 2026 resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut, Asep Mulyana,…

DST · 2 minggu lalu
Jawa Barat

Bambu Runcing dan Merah Putih Jadi Simbol Penghormatan bagi Pejuang 45 di Garut

GARUT, pewarta.id  — Jasa para Pejuang 45 dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia menjadi pengingat penting bagi generasi saat ini. Pengorbanan, keberanian, dan semangat…

DST · 19 Agu 2026
Priangan Timur

11 Tahun Terabaikan, Jalan Limbangan–Selaawi Mulai Diperbaiki: Dorong Akses Ekonomi Garut–Sumedang

GARUT, — pewarta.id — Setelah lebih dari satu dekade tak tersentuh perbaikan, ruas Jalan Limbangan–Selaawi yang menghubungkan Kabupaten Garut dan Sumedang akhirnya…

oez26 trisno · 6 Agu 2026
Memuat berita selanjutnya…