Sabtu, 17 Oktober 2026
Priangan Timur

Hari Kedua Pencarian Tekong Perahu Wisata Terbalik di Pangandaran: Ombak Tinggi dan Arus Deras Jadi Kendala Tim SAR

Image of Pangandaran (3)

PANGANDARAN, pewarta.id  — Upaya pencarian terhadap Suprianto Bin Ahmad Sudiono (48), seorang tekong (nakhoda) perahu wisata yang hilang usai perahunya terbalik diterjang ombak besar di perairan Pantai Pangandaran, memasuki hari kedua pada Selasa (11/8/2026).

Pencarian yang difokuskan di sekitar perairan Pos 3 Balawista hingga Selasa pukul 11:00 WIB belum membuahkan hasil akibat terhalang gelombang tinggi serta arus laut yang sangat deras.

Kendala Gelombang Tinggi dan Arus Deras
Ketua SAR Barakuda Pangandaran, Sakio Andrianto, menjelaskan bahwa Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas, SAR Barakuda, serta potensi SAR lainnya, telah mengerahkan sedikitnya tiga unit perahu pesiar untuk menyisir area kejadian sejak Selasa pagi.

“Pencarian di hari kedua ini masih nihil, korban belum ditemukan. Kami dari tim gabungan sudah beberapa kali memutari TKP, tapi belum ada hasil. Kendala utama bagi tim di lapangan adalah cuaca, terutama gelombang yang sangat tinggi dan arus yang sangat deras,” terang Sakio pada Selasa pagi (11/8/2026).

Meski diterjang kendala alam, tim gabungan terus memperluas area penyisiran dan berharap korban dapat secepatnya ditemukan.

Kronologi Kejadian: Diterjang Gelombang Saat Antar Nelayan
Musibah kecelakaan laut tersebut terjadi pada Senin sore (10/8/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Korban yang merupakan warga Dusun Bojongsari RT 001/RW 001, Desa Babakan, Kecamatan Pangandaran, tengah mengemudikan perahu katir bernama “Karya Berkah” untuk mengantarkan sejumlah nelayan yang hendak melaut.

Namun, saat perahu baru lepas dari pantai di depan area Pos 3 Balawista, gelombang tinggi mendadak menghantam perahu hingga hilang keseimbangan dan terbalik. Sejumlah nelayan yang berada di atas perahu berhasil selamat dengan berenang kembali ke tepi pantai. Korban (Suprianto) tidak terlihat dan langsung terseret arus laut yang kencang.

Upaya pencarian mandiri oleh warga setempat serta operasi penyisiran hari pertama pada Senin sore sempat dihentikan sementara akibat jarak pandang terbatas pada malam hari dan cuaca ekstrem.

Himbauan Bagi Nelayan dan Pengunjung
Hingga Selasa siang, pihak keluarga dan warga sekitar masih setia menunggu kabar perkembangan dari posko pencarian.

Petugas gabungan turut mengimbau kepada seluruh nelayan, pengusaha jasa perahu wisata, hingga wisatawan di kawasan Pantai Pangandaran untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan serta terus memantau informasi kondisi cuaca dan gelombang sebelum beraktivitas di laut.(gpwk)

oez26 trisno

Penulis di Pewarta ID.

Tulis komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terus membaca

Berita Selanjutnya

Priangan Timur

Korban Terakhir Ditemukan Jauh di Perairan Cikaengan, Operasi SAR Kecelakaan Laut Cipatujah Resmi Ditutup

TASIKMALAYA, pewarta.id  — Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) gabungan atas peristiwa kecelakaan laut di perairan Pamoekan, Desa Sindangkerta, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya,…

DST · 2 minggu lalu
Kab. Tasikmalaya

Pencarian Hari Ketiga Nelayan Cipatujah Membuahkan Hasil, Jasad Weli Ditemukan 500 Meter dari Lokasi Kejadian

TASIKMALAYA, pewarta.id — Operasi pencarian terhadap korban kecelakaan laut di perairan Pamoekan, Desa Sindangkerta, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, membuahkan hasil. Memasuki pencarian…

DST · 2 minggu lalu
Jawa Barat

Kasad Jenderal TNI Maruli Tinjau Jembatan Pongpet Anjlok, Pastikan Dibangun Permanen

PANGANDARAN, pewarta.id — Anjloknya Jembatan Gantung Pongpet di Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, mendapat perhatian langsung dari Kepala Staf Angkatan Darat…

oez26 trisno · 14 Sep 2026
Priangan Timur

Dandim Pangandaran Minta Maaf atas Insiden Jembatan Pongpet, Over Kapasitas

PANGANDARAN, pewarta.id – Komandan Kodim (Dandim) 0625/Pangandaran, Letkol Czi Citra Kurniawan, menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas insiden terlepasnya tali sling Jembatan…

DST · 1 Sep 2026
Banjar

Pemusnahan 2.400 Botol Miras Dilindas Alat Berat, Gudang di Pataruman Jadi Sorotan

BANJAR, pewarta.id – Ribuan botol minuman keras (miras) dimusnahkan di halaman Mapolres Banjar, Sabtu (17/10/2026). Sebanyak 2.400 botol dari enam merek berbeda…

DST · 4 jam lalu
Memuat berita selanjutnya…