PANGANDARAN, pewarta.id – Lingkungan kepolisian menjadi ruang belajar baru bagi siswa-siswi SLB Negeri Widi Asih Parigi. Melalui kegiatan outing class di Markas Polres Pangandaran, Kamis (15/10/2026), para peserta didik penyandang disabilitas mendapat kesempatan mengenal lebih dekat tugas kepolisian sekaligus berinteraksi langsung dengan personel Polri.
Kegiatan tersebut dikemas melalui program Polisi Sahabat Anak sebagai upaya menghadirkan pengalaman belajar di luar sekolah yang edukatif, menyenangkan, dan inklusif.
Kunjungan ini juga menjadi sarana bagi siswa untuk mengenal kepolisian bukan hanya sebagai institusi penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
SLB Negeri Widi Asih merupakan sekolah negeri yang berlokasi di Desa Bojong, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Sekolah ini melayani peserta didik dengan beragam kebutuhan khusus, termasuk tunanetra, tunarungu, tunagrahita, tunadaksa, serta kebutuhan khusus lainnya.
Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari melalui Kanit Kamsel Satlantas Polres Pangandaran, Aiptu Acep Yudi Heriyanto, S.H., mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Polri membangun kedekatan dengan masyarakat, termasuk anak-anak penyandang disabilitas.
“Melalui kegiatan Polisi Sahabat Anak ini, kami ingin mengenalkan sosok polisi yang ramah, bersahabat, dan siap membantu masyarakat. Kami berharap kegiatan ini memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi para siswa serta menjadi kesempatan untuk belajar dan berinteraksi langsung dengan anggota kepolisian,” ujar Acep.
Menurutnya, pembelajaran di luar lingkungan sekolah dapat menjadi pengalaman berharga bagi peserta didik untuk memperluas wawasan. Melalui kunjungan tersebut, siswa diharapkan semakin mengenal peran kepolisian dalam kehidupan sehari-hari.
Acep menambahkan, pendekatan yang ramah dan inklusif menjadi bagian penting dalam membangun interaksi antara polisi dan anak-anak. Setiap peserta didik perlu mendapatkan kesempatan yang sama untuk belajar, mengenal lingkungan baru, dan merasakan kehadiran polisi sebagai sosok yang dapat memberikan rasa aman.
Polres Pangandaran pun berkomitmen untuk terus membangun hubungan positif dengan dunia pendidikan melalui kegiatan edukatif yang mengedepankan kepedulian, kesetaraan, dan penghormatan terhadap keberagaman kebutuhan peserta didik.
Melalui program Polisi Sahabat Anak, diharapkan tumbuh kepercayaan sejak dini terhadap institusi kepolisian sekaligus tercipta ruang interaksi yang lebih terbuka antara Polri dan anak-anak dari berbagai latar belakang.
Keterangan foto: Siswa-siswi SLB Negeri Widi Asih Parigi mengikuti kegiatan edukatif di Markas Polres Pangandaran, Kamis (15/10/2026)./Dok. Humas Polres Pangandaran





