Site icon Pewarta ID

Dunia Radio Berduka, Munawir Rifadhi Meninggal Dunia di Usia Senja

Image of Img 20251231 wa0059

Garut, kilasradiopriangan.com – Berita Duka – Dunia radio siaran di Jawa Barat berduka. Innalillahi wa innailaihi roji’un. Telah berpulang ke Rahmatullah tokoh radio dan motor penggerak dunia penyiaran swasta di Jawa Barat, Haji Ahmad Munawir Rijining Rifadhi, pada Rabu, 31 Desember 2025 pukul 06.50 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun, almarhum dimakamkan di Kabupaten Garut, Jawa Barat, tanah kelahirannya.

 

Kepergian Munawir Rijining Rifadhi meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar penyiaran, khususnya Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI) Jawa Barat. Semasa hidupnya ia dikenal sebagai salah satu tokoh kunci yang mewarnai sejarah tumbuh kembang radio swasta di tanah Pasundan.

 

Almarhum merupakan alumni Seni Rupa Institut Teknologi Bandung (ITB) Angkatan ’67, Jurusan Seni Murni – Lukis. Meski berlatang belakang seni, kiprahnya di dunia penyiaran justru begitu kuat. Ia tercatat aktif dalam Kesatuan Aksi Pemuda dan Pelajar Indonesia (KAPPI) pada masa mudanya, yang dikenal sebagai Angkatan ’66.

 

Bersama sahabatnya, almarhum Karna dan Sofie, Munawir Rijining Rifadhi turut mendirikan Radio Perjuangan di Garut, sebagai salah satu cikal bakal media suara masyarakat pada masa itu. Perjalanan kariernya kemudian berlanjut hingga menjadi penanggung jawab Radio Estrelita, yang berkembang menjadi Radio Madinatussalam FM, dan kini lebih dikenal dengan nama MQFM — salah satu radio dakwah yang cukup berpengaruh.

 

Pada struktur kepengurusan PRSSNI Jawa Barat, almarhum terakhir kali menjabat sebagai Sekretaris, berperan menggerakkan kegiatan organisasi dan memperjuangkan eksistensi radio siaran di tengah perubahan zaman dan digitalisasi media.

 

Kepergian H. Ahmad Munawir Rijining Rifadhi meninggalkan teladan besar bagi pelaku industri radio, terutama dalam hal kegigihan, integritas, serta dedikasi untuk membangun ruang siaran yang bermanfaat dan bernilai bagi masyarakat.

 

“Selamat jalan H. Ahmad Munawir Rijining Rifadhi. In syaa Allah husnul khatimah. Segala kebaikan semasa hidup akan menjadi cahaya yang melapangkan kubur dan mendapat ampunan Allah Subhanahu wa Ta’ala,” demikian ungkapan duka dari berbagai sahabat dan kolega penyiaran.

 

Duka mendalam menyelimuti, namun karya dan jasa almarhum akan tetap hidup dalam perjalanan panjang radio swasta di Jawa Barat dan Indonesia.[gpwk]

 

Facebook Comments Box
Exit mobile version