RAPI Jawa Barat Konsolidasi dan Bawa Aspirasi Menuju Munas IX 2026

Image of Img 20260111 wa0017

Bandung, pewarta.id – Dalam rangka memperkuat organisasi dan menyambut Musyawarah Nasional (Munas) RAPI ke-IX tahun 2026, RAPI Daerah 10 Provinsi Jawa Barat menggelar Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda). Acara yang digelar pada Minggu, 11 Januari 2026, di Gedung Sekolah Muhammadiyah, Kota Bandung, ini bertujuan untuk menghimpun aspirasi serta merumuskan arah kebijakan yang akan dibawa dalam forum nasional.

Mengangkat tema “Penguatan Peran RAPI Daerah 10 Jawa Barat dalam Tata Kelola Organisasi Menuju Munas RAPI 2026 yang Demokratis dan Visioner”, Rapimda kali ini menegaskan komitmen RAPI Jawa Barat dalam mewujudkan organisasi yang lebih solid, adaptif, dan mampu menghadapi tantangan masa depan.

Ketua RAPI Daerah 10 Jawa Barat, Yaya Dachyarna, mengungkapkan pentingnya Rapimda sebagai sarana untuk menggali dan mengakomodasi aspirasi dari daerah. Ia juga menyampaikan harapannya agar pemimpin yang terpilih dalam Munas nanti dapat memperkuat hubungan dan kolaborasi dengan pemerintah di berbagai tingkat, baik pusat maupun daerah.

Baca Juga :  Jabar Bergerak cimahi lantik 53 Orang kepengurusan baru untuk siap Kolaborasi Ciptakan Cimahi Juara Lahir Batin

“Melalui Rapimda ini, kami menyuarakan harapan agar RAPI semakin berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat luas. Selain itu, kami juga menyampaikan beberapa usulan yang belum terakomodasi dalam Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) dan Peraturan Organisasi (PO) untuk dibahas dalam Munas,” kata Yaya.

Sementara itu, Wakil Ketua II RAPI Daerah 10 Jawa Barat, Nandang Noor Rachmat, menjelaskan bahwa forum ini melibatkan seluruh pengurus dari kabupaten/kota se-Jawa Barat untuk menyusun sikap bersama menjelang Munas. Salah satu agenda penting yang akan dibawa ke Munas adalah usulan amandemen AD/ART serta penyempurnaan PO berdasarkan aspirasi daerah.

Nandang juga menambahkan, RAPI Jawa Barat mendorong pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk memperluas kuota frekuensi, mengaktifkan kembali alokasi UHF, dan menyempurnakan regulasi terkait komunikasi masyarakat.

Rapimda ini dihadiri oleh 26 pengurus RAPI kabupaten dan kota se-Jawa Barat, yang turut memberikan masukan mengenai evaluasi organisasi dan program kerja mendatang. Hasil dari Rapimda ini akan menjadi bahan resmi dalam Sidang Munas RAPI ke-IX, yang akan diselenggarakan pada 17-18 Januari 2026 di Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah.

Baca Juga :  Satpol PP Prov Jabar Melakukan Monitoring Pilkada Serempak Di 8 Kab/Kota di Jawa Barat

RAPI Jawa Barat akan mengirimkan tiga delegasi utama ke Munas, yakni Yaya Dachyarna (JZ10BJY), Surya Kelana Putra (JZ10GGG), dan Nandang Noor Rachmat (JZ10BOM). Munas IX ini juga menjadi momen penting dalam pemilihan Ketua Umum RAPI Nasional, diharapkan mampu menghasilkan pemimpin yang visioner dan memperkuat peran RAPI dalam dunia komunikasi masyarakat.


Dengan menggunakan judul yang lebih terstruktur dan kata kunci yang lebih spesifik, seperti “RAPI Jawa Barat Konsolidasi”, “Menuju Munas IX 2026”, dan “Penguatan Organisasi”, berita ini bisa lebih mudah ditemukan oleh mesin pencari dan lebih relevan dengan audiens yang tertarik pada perkembangan RAPI serta organisasi komunikasi masyarakat.

Facebook Comments Box

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *