Ciamis, pewarta.id – Dua siswa penyandang disabilitas dari SLB Negeri Ciamis, Najia (14) dan Agnisa (13), dengan penuh semangat mengikuti Lomba Melukis Difabel yang digelar di Polres Ciamis. Ajang ini menjadi wadah bagi mereka untuk menyalurkan kreativitas sekaligus membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berkarya.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Divisi Humas Polri yang bertujuan memberikan ruang berekspresi bagi penyandang disabilitas melalui seni lukis. Kasi Humas Polres Ciamis, Ipda Anggi Aulia Pratiwi, S.H., menyampaikan bahwa lomba ini mengangkat tema Polri dan Realitas Sosial sebagai sarana bagi peserta untuk menuangkan pandangan serta harapan mereka dalam bentuk karya seni.
“Lomba ini diinisiasi oleh Divisi Humas Polri sebagai bentuk dukungan terhadap kreativitas teman-teman difabel. Melalui tema Polri dan realitas sosial, para peserta diajak menyampaikan aspirasi mereka lewat seni,” ujar Ipda Anggi.
Najia dan Agnisa tampil dengan karya yang memiliki ciri khas masing-masing. Goresan warna yang mereka tuangkan menggambarkan kedekatan Polri dengan masyarakat serta kondisi sosial di lingkungan sekitar. Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa seni adalah media komunikasi yang inklusif dan mampu menjembatani berbagai latar belakang.
Guru pendamping, Juanita Nurul, M.Pd., mengungkapkan rasa bangga karena untuk pertama kalinya siswa SLB Negeri Ciamis dapat mengikuti kegiatan di lingkungan Polres Ciamis.
“Kami berharap melalui event seperti ini siswa-siswa difabel bisa terus dilibatkan dalam berbagai kegiatan masyarakat. Semoga pengalaman ini menjadi bekal berharga bagi masa depan mereka,” kata Juanita.
Selain sebagai ajang kompetisi, lomba melukis ini juga diharapkan dapat meningkatkan rasa percaya diri para siswa difabel serta mendorong masyarakat untuk lebih menghargai potensi dan bakat yang dimiliki penyandang disabilitas. Momentum ini menegaskan bahwa setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk berkarya, berprestasi, dan menyampaikan aspirasinya melalui seni.***

