PAMARICAN, pewarta.id – Aroma Ramadan 1447 H mulai terasa, namun bagi sebagian warga di Dusun Kubangpari, Desa Bangunsari, Kecamatan Pamarican, persiapan menyambut bulan puasa tahun ini diwarnai dengan perjuangan pascabencana. Memahami kondisi tersebut, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ciamis bergerak cepat menginisiasi gerakan sosial bertajuk “Bakti untuk Negeri”. Gerakan ini mengombinasikan aksi fisik pembersihan lingkungan dengan penyaluran bantuan kebutuhan pokok bagi warga yang terdampak banjir.
Pagi itu, suasana di Dusun Kubangpari tampak berbeda. Puluhan petugas dari Lapas Ciamis tampak membaur dengan masyarakat. Tanpa sekat, mereka mengayunkan cangkul, menyapu serasah, dan membersihkan sisa-sisa luapan air yang sempat merendam pemukiman. Kerja bakti ini bertujuan untuk mengembalikan kenyamanan lingkungan desa, sehingga warga dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan suasana yang lebih bersih dan sehat.
Di sela-sela kegiatan fisik, dilakukan prosesi penyerahan bantuan secara simbolis namun penuh makna. Plh Kalapas Kelas IIB Ciamis, James P. Tampubolon, yang hadir mewakili Kalapas Suprianto, menyerahkan paket sembako kepada perwakilan warga. James menekankan bahwa bantuan ini adalah pesan solidaritas. “Ramadan adalah bulan penuh berkah dan kepedulian. Kami ingin memulai bulan suci ini dengan berbagi sedikit kebahagiaan. Bantuan berupa beras, telur, mi instan, dan air mineral ini diharapkan bisa menjadi penyambung nafas bagi warga dalam menjalani pemulihan pascabencana,” tuturnya dengan penuh empati.
Detail bantuan yang diserahkan memang dirancang untuk memenuhi kebutuhan dasar mendesak. Beras sebanyak 200 kg disiapkan untuk memastikan stok pangan aman, sementara protein dari telur dan kemudahan penyajian mi instan diharapkan membantu warga yang masih sibuk membenahi rumah mereka. Pasokan air mineral yang melimpah juga disiapkan mengingat akses air bersih seringkali terkendala setelah kejadian banjir bandang.
Kepala Desa Bangunsari, Subhan, menyambut hangat rombongan dari Lapas Ciamis. Ia mencatat bahwa aksi nyata seperti ini memberikan dampak psikologis yang positif bagi warga yang sempat trauma dengan banjir. “Melihat bapak-bapak dari Lapas mau turun ke desa kami dan membantu secara langsung, itu memberikan semangat bagi warga untuk bangkit. Kami sangat terbantu, terutama untuk persiapan logistik sehari-hari selama masa pemulihan ini,” kata Subhan.
Kegiatan ini menutup rangkaian persiapan Ramadan Lapas Kelas IIB Ciamis dengan catatan yang manis. Kehadiran negara melalui instansi pemasyarakatan terbukti mampu memberikan manfaat nyata yang menyentuh langsung akar rumput. Lapas Ciamis berharap, melalui kerja bakti dan bakti sosial ini, nilai-nilai kemanusiaan akan terus tumbuh dan menjadi jembatan penghubung yang kuat antara petugas pemasyarakatan dan masyarakat luas, khususnya di wilayah Kabupaten Ciamis.











