Site icon Pewarta ID

Donor Darah Paguyuban Warga Sukamanah Berjalan Lancar, Antusiasme Warga Tinggi dalam Berbagi Kebaikan

Image of 20260615 100819

Tasikmalaya, pewarta.id – Kegiatan donor darah yang diselenggarakan oleh Paguyuban Warga Sukamanah di Kelurahan Sukamanah, Senin (15/6/2026), berlangsung lancar dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Sejak pagi hari, warga tampak antusias mengikuti kegiatan kemanusiaan tersebut sebagai bentuk kepedulian sosial dan upaya membantu sesama yang membutuhkan darah.

Ketua Harian Paguyuban Warga Sukamanah Iwan Herdiawan mengatakan kegiatan donor darah ini sebagai bentuk program kerja Paguyuban Warga Sukamanah, dari bidang kesehatan lingkungan masyarakat dimana kebutuhan darah di Kota Tasikmalaya sangat tinggi. Selain donor darah, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang melibatkan tenaga medis profesional. Kolaborasi antara Paguyuban Warga Sukamanah, mitra kesehatan, dan berbagai elemen masyarakat menjadi bukti nyata semangat gotong royong dalam meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan warga.

 

Lurah Sukamanah, Jeffi Tauladani, S.Sos., M.M., yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Paguyuban Warga Sukamanah atas terselenggaranya kegiatan sosial yang dinilai sangat positif dan bermanfaat bagi masyarakat.

 

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan donor darah yang dilaksanakan oleh Paguyuban Warga Sukamanah. Ini merupakan kegiatan yang sangat positif karena dapat dilaksanakan secara swadaya oleh masyarakat dengan semangat kebersamaan yang luar biasa. Selain donor darah, kegiatan ini juga menghadirkan layanan Cek Kesehatan Gratis yang tentunya sangat membantu masyarakat dalam mengetahui kondisi kesehatannya,” ujar Jeffi.

 

Menurutnya, kolaborasi antara masyarakat dan berbagai mitra menjadi contoh baik bagaimana sebuah komunitas mampu menghadirkan program yang berdampak langsung bagi warga. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan dan menjadi inspirasi bagi lingkungan lainnya.

Sementara itu, H. Ade Rahmat, S.Kom., selaku Kepala Koordinator Marketing/Pemasaran Rumah Sakit TMC Tasikmalaya yang menjadi salah satu mitra dalam kegiatan tersebut, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan dan kerja sama yang terjalin dengan Paguyuban Warga Sukamanah.

 

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Paguyuban Warga Sukamanah atas kolaborasi yang sangat baik ini. Donor darah merupakan kegiatan yang sangat mulia dan bermanfaat bagi banyak orang. Sebagai warga negara yang peduli terhadap sesama, donor darah menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata yang dapat dilakukan untuk membantu kebutuhan darah di masyarakat,” katanya.

 

Ade Rahmat menambahkan bahwa keterlibatan tenaga kesehatan dalam kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini. Oleh karena itu, pihaknya turut menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis agar warga dapat mengetahui kondisi kesehatannya secara lebih awal.

 

Pada kesempatan yang sama, dr. Ananda Leviana, tim dari RS TMC Tasikmalaya yang bertugas dalam layanan Cek Kesehatan Gratis, mengungkapkan bahwa dari hasil pemeriksaan yang dilakukan terhadap sejumlah warga, ditemukan cukup banyak peserta yang memiliki tekanan darah tinggi atau hipertensi.

 

“Berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan gratis yang dilakukan hari ini, sebagian besar peserta yang kami periksa mengalami tekanan darah tinggi. Kondisi ini umumnya dipengaruhi oleh pola hidup yang kurang teratur, mulai dari pola makan yang tidak sehat, kurangnya aktivitas fisik, hingga kurangnya waktu istirahat,” jelasnya.

 

Ia mengimbau masyarakat untuk mulai menerapkan pola hidup sehat dengan menjaga asupan makanan, rutin berolahraga, mengurangi konsumsi garam berlebih, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala agar berbagai penyakit dapat dideteksi lebih dini.

Apresiasi juga datang dari Hengky Herdiansyah, Kasi Pelestarian Pendonor Darah PMI Kota Tasikmalaya. Menurutnya, kegiatan yang diinisiasi oleh Paguyuban Warga Sukamanah menjadi salah satu contoh nyata partisipasi masyarakat dalam mendukung ketersediaan stok darah di Kota Tasikmalaya.

 

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan donor darah yang dilaksanakan oleh Paguyuban Warga Sukamanah. Antusiasme warga terlihat sangat baik dan menunjukkan kepedulian yang tinggi terhadap sesama. Dari kegiatan ini berhasil terkumpul sebanyak 25 labu darah yang tentunya sangat membantu kebutuhan stok darah PMI,” ungkap Hengky.

 

Ia menjelaskan bahwa Kelurahan Sukamanah selama ini dikenal sebagai salah satu wilayah yang aktif dalam kegiatan donor darah dan capaian donornya kerap lebih tinggi dibandingkan sejumlah kelurahan lainnya di Kota Tasikmalaya.

 

“Kelurahan Sukamanah termasuk salah satu wilayah yang konsisten mendukung kegiatan donor darah. Bahkan capaian donor darah dari wilayah ini sering kali lebih tinggi dibandingkan beberapa kelurahan lainnya di Kota Tasikmalaya,” katanya.

 

Hengky menambahkan, kebutuhan darah di Kota Tasikmalaya setiap bulan mencapai sekitar 1.150 labu darah, sementara ketersediaan darah yang ada masih sering berada di bawah angka kebutuhan tersebut. Oleh karena itu, keterlibatan masyarakat dalam kegiatan donor darah sangat diperlukan untuk membantu memenuhi kebutuhan pasien di rumah sakit.

 

“Karena kebutuhan darah cukup tinggi, kami berharap semakin banyak masyarakat yang bersedia menjadi pendonor rutin. Setiap kantong darah yang didonorkan sangat berarti untuk menyelamatkan nyawa orang lain,” tambahnya.

 

Antusiasme warga terlihat dari banyaknya peserta yang mengikuti donor darah maupun pemeriksaan kesehatan. Salah seorang warga Sukalaya, San San, mengaku sangat mendukung kegiatan tersebut karena memberikan manfaat besar bagi masyarakat.

 

“Program seperti ini sangat bagus dan perlu terus dilaksanakan. Hanya saja mungkin ke depannya perlu ditingkatkan lagi sosialisasinya agar lebih banyak masyarakat yang mengetahui kegiatan ini. Selain itu, edukasi mengenai donor darah juga perlu diperbanyak supaya masyarakat memahami manfaat dan pentingnya donor darah,” ujarnya.

 

San San mengaku dirinya sudah cukup lama menjadi pendonor darah rutin dan merasakan banyak manfaat dari kegiatan tersebut. Selain membantu orang lain, donor darah juga menjadi salah satu cara untuk memantau kondisi kesehatan tubuh secara berkala.

 

Hal senada disampaikan oleh Ilham, Ketua RW 16 Kelurahan Sukamanah. Menurutnya, donor darah merupakan bentuk nyata berbagi kebaikan kepada sesama yang membutuhkan.

 

“Donor darah adalah salah satu cara sederhana untuk berbagi kebaikan kepada orang lain. Setetes darah yang kita sumbangkan bisa sangat berarti bagi mereka yang sedang membutuhkan. Karena itu, saya selalu berusaha mengikuti kegiatan donor darah secara rutin,” ungkapnya.

 

Sementara itu, Ketua LPM Kelurahan Sukamanah, Abah Idi Suhara, mengungkapkan rasa syukur atas suksesnya pelaksanaan kegiatan donor darah yang melibatkan berbagai unsur masyarakat tersebut.

 

“Alhamdulillah kegiatan donor darah yang dilaksanakan hari ini berjalan lancar dan sukses. Dari total 35 peserta yang mendaftar dan mengikuti pemeriksaan, berhasil terkumpul sebanyak 25 labu darah yang siap disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan melalui PMI,” ujar Idi Suhara.

 

Menurutnya, keberhasilan kegiatan ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari pemerintah kelurahan, PMI Kota Tasikmalaya, Rumah Sakit TMC Tasikmalaya, Paguyuban Warga Sukamanah, para relawan, hingga masyarakat yang berpartisipasi sebagai pendonor.

 

Idi berharap kegiatan donor darah dan cek kesehatan gratis ini dapat menjadi agenda rutin yang dilaksanakan secara berkala di Kelurahan Sukamanah.

 

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin karena manfaatnya sangat besar, baik untuk membantu sesama yang membutuhkan darah maupun meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan. Semoga ke depan jumlah peserta donor darah semakin banyak dan partisipasi masyarakat semakin meningkat,” harapnya.

 

Dengan capaian 25 labu darah dari 35 peserta yang hadir, kegiatan donor darah Paguyuban Warga Sukamanah tidak hanya menjadi momentum berbagi kemanusiaan, tetapi juga menunjukkan tingginya semangat gotong royong masyarakat dalam mendukung program kesehatan dan kemanusiaan. Kolaborasi antara warga, pemerintah, PMI, dan mitra kesehatan diharapkan terus terjalin demi mewujudkan masyarakat yang sehat, peduli, dan saling membantu.***

Exit mobile version