KOTA BANJAR, pewarta.id – Alfamart bekerja sama dengan Pemerintah Kota Banjar menyelenggarakan pelatihan Manajemen Ritel dan Kurasi Produk UMKM pada Selasa, 26 Desember 2024, bertempat di Gedung Perpustakaan & Arsip Kota Banjar. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya konkret untuk mendukung UMKM lokal agar mampu naik kelas dan bersaing di pasar modern.
Acara dibuka secara resmi oleh Hj. Sri Hidayati, S.Pd., M.Pd., Asisten Administrasi Umum Kota Banjar, yang mewakili Penjabat Wali Kota Banjar. Dalam sambutannya, Hj. Sri Hidayati menyampaikan apresiasi kepada Alfamart atas inisiatifnya dalam memberdayakan UMKM lokal.
“Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk mendorong UMKM di Kota Banjar agar mampu bersaing dan berkembang lebih baik. Kami berharap para pelaku usaha dapat memanfaatkan pelatihan ini untuk meningkatkan kapasitas bisnis mereka,” ujar Hj. Sri Hidayati, Selasa (26/11/2024).
Deputy Branch Manager Alfamart, Arief Priyadi, S.E., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu langkah nyata Alfamart dalam mendukung pengembangan UMKM lokal.
“Alfamart memiliki komitmen untuk tidak hanya menjadi bagian dari industri ritel modern, tetapi juga berperan aktif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Pelatihan ini kami harapkan dapat menjadi sarana yang bermanfaat bagi para pelaku UMKM untuk meningkatkan kualitas produk, manajemen bisnis, dan daya saing mereka,” ujar Arief Priyadi.
Ia menambahkan bahwa Alfamart melihat potensi besar pada pelaku UMKM di Kota Banjar, dan dukungan seperti pelatihan ini bertujuan membuka peluang bagi UMKM untuk masuk ke ekosistem pasar yang lebih luas.
“Kami percaya bahwa kolaborasi antara sektor swasta, pemerintah, dan pelaku usaha dapat menciptakan dampak positif yang signifikan bagi pertumbuhan UMKM. Ini adalah bentuk tanggung jawab sosial Alfamart dalam membangun ekonomi masyarakat yang lebih baik,” tambahnya.
Arief Priyadi juga mengapresiasi antusiasme peserta pelatihan yang hadir dan berharap mereka dapat memanfaatkan ilmu serta pengalaman yang dibagikan selama kegiatan untuk memajukan usaha masing-masing.
“Semoga hasil dari pelatihan ini bisa diaplikasikan secara nyata sehingga produk-produk UMKM Kota Banjar tidak hanya memenuhi kebutuhan lokal, tetapi juga memiliki daya saing di tingkat nasional,” tutupnya.
Puluhan pelaku UMKM dari berbagai sektor di Kota Banjar hadir dalam kegiatan ini. Mereka mengikuti sesi interaktif bersama narasumber dari Alfamart dan praktisi bisnis lainnya. Selain itu, peserta juga melakukan konsultasi langsung terkait pengembangan produk agar sesuai dengan kebutuhan pasar.
Yeti Kusniati, salah satu pelaku UMKM yang bergerak di bidang produk makanan olahan, mengungkapkan rasa syukur dan antusiasmenya.
“Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kami sebagai pelaku UMKM. Kami mendapatkan banyak ilmu baru, terutama tentang bagaimana mengelola usaha secara lebih profesional dan meningkatkan kualitas produk agar bisa diterima di pasar yang lebih luas,” ujar Yeti.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Alfamart yang telah memberikan kesempatan bagi UMKM lokal untuk memahami lebih dalam tentang standar pasar modern.
“Selama ini kami hanya fokus pada produksi, tetapi belum terlalu paham bagaimana memasarkan produk dengan lebih baik. Dari pelatihan ini, saya belajar tentang pentingnya branding, pengemasan yang menarik, dan bagaimana cara meningkatkan daya tarik produk di mata konsumen,” tambahnya.
Yeti berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, sehingga pelaku UMKM lainnya juga bisa mendapatkan manfaat yang sama.
“Terima kasih kepada Alfamart dan Pemerintah Kota Banjar yang telah memberikan perhatian kepada kami. Semoga semakin banyak UMKM yang terbantu dan bisa naik kelas,” tutupnya.











