Site icon Pewarta ID

Kapolres Banjar Hadir di Pawai Alegoris Peringatan HUT Ke-81 RI

Image of Whatsapp image 2026 08 18 at 12.54.31

Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro bersama jajaran Forkopimda menyaksikan Pawai Alegoris tingkat Kota Banjar di Jalan Letjen Soewarto, Selasa (18/08/2026), dalam rangka peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

BANJAR, Pewarta.id – Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro, S.I.K., S.H., M.A.P., hadir bersama jajaran Forkopimda dalam Pawai Alegoris tingkat Kota Banjar yang digelar di Jalan Letjen Soewarto, Selasa (18/08/2026). Pawai yang mengusung tema “Ngigelan Jaman, Motekar Pikeun Masagi” ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kehadiran Kapolres beserta unsur Forkopimda di tengah kegiatan tersebut menunjukkan perhatian Polres Banjar terhadap agenda masyarakat yang melibatkan berbagai elemen, mulai dari pemerintahan, TNI-Polri, dunia usaha, hingga komunitas warga.

Pawai dimulai dari Perempatan Soponyono dan bergerak menyusuri Jalan Letjen Soewarto. Rombongan peserta kemudian melintasi panggung kehormatan di Perempatan Garuda, sebelum akhirnya berakhir di titik final Perempatan Alun-Alun Kota Banjar.

Rangkaian pawai dibuka oleh barisan yang terdiri dari Paskibraka, Polri, Dharma Wanita Persatuan/TP PKK, Bank BJB, dan Moka. Setelah rombongan pembuka, peserta terbagi ke dalam tiga jalur dengan penampilan yang berbeda-beda. Jalur A diisi oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), BUMN, BUMD, serta badan usaha swasta. Jalur B menampilkan kecamatan, desa, dan kelurahan se-Kota Banjar. Sementara itu, Jalur C dimeriahkan oleh sekolah, komunitas, organisasi, dan paguyuban yang menampilkan atraksi serta kreativitas masing-masing kelompok.

Kapolres Banjar, dalam kesempatan tersebut, menegaskan bahwa setiap kegiatan masyarakat harus mendapat pelayanan keamanan yang optimal dari jajaran kepolisian. Menurutnya, keamanan dalam konteks ini bukan sekadar menjaga situasi tetap kondusif, melainkan juga memberikan ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk berekspresi dan menikmati momentum kemerdekaan tanpa rasa khawatir.

Peserta pawai tampil dengan beragam kreativitas yang mencerminkan keberagaman Kota Banjar, mulai dari unsur pemerintahan, TNI-Polri, lembaga vertikal, dunia usaha, dunia pendidikan, hingga komunitas masyarakat. Kehadiran mereka membuat ruas jalan utama Kota Banjar dipenuhi warna, atraksi, dan antusiasme warga yang menyaksikan dari sepanjang rute pawai.

Pesan tentang perubahan zaman turut mengemuka dalam kegiatan tersebut. Wali Kota Banjar menempatkan tema “Motekar Pikeun Masagi” sebagai dorongan agar masyarakat berani beradaptasi dengan perkembangan zaman, kreatif membaca peluang yang ada, serta mampu mengubah potensi menjadi kekuatan ekonomi yang nyata bagi daerah.

Di sisi lain, pawai ini tidak sekadar berhenti sebagai tontonan semata. Keramaian yang tercipta membuka ruang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk bergerak dan meraup keuntungan. Ketika warga berbondong-bondong datang menyaksikan pawai, transaksi ekonomi pun ikut tumbuh, usaha-usaha lokal mendapat perhatian lebih, dan denyut perekonomian turut terasa di sepanjang pusat kota selama kegiatan berlangsung.

Bagi Polres Banjar, kemeriahan pawai tersebut berjalan beriringan dengan terciptanya rasa aman bagi seluruh masyarakat yang terlibat maupun yang menyaksikan. Kapolres bersama jajaran Forkopimda menyaksikan langsung rangkaian kegiatan hingga selesai, sementara personel di lapangan memastikan suasana tetap tertib dari awal hingga akhir acara.

Pawai Alegoris Kota Banjar 2026 akhirnya berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar tanpa hambatan berarti. Di tengah gemuruh peringatan kemerdekaan, pesan yang tertinggal dari kegiatan ini bukan hanya soal perayaan semata, tetapi juga bagaimana Kota Banjar terus bergerak menghadapi perubahan zaman sembari menjaga kebersamaan dan semangat gotong royong warganya.

(Pewarta.id/Red)

Exit mobile version