Fantastis Biaya Kunjungan Ke Yogyakarta, Disaat Kondisi Keuangan Defisit.

CIAMIS, Pewarta.id – Rencana perjalanan ke Yogyakarta oleh aparatur pemerintahan Desa dari Kabupaten Ciamis pada Kamis, 9 November 2023, menuai kontroversi terkait pengeluaran anggaran.

 

Sebanyak empat perwakilan dari setiap desa di Kabupaten Ciamis akan berangkat ke Yogyakarta dengan menggunakan dana sebesar Rp 10 juta per desa. Totalnya mencapai Rp 2,6 miliar untuk 265 desa se-Kabupaten Ciamis.

 

Ketua FK Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI) Kecamatan Cijeungjing, Wawan, menyayangkan keputusan tersebut. Menurutnya, pengeluaran sebesar itu seharusnya dapat digunakan untuk peningkatan kapasitas di Ciamis, bukan di Yogyakarta.

Baca Juga :  KPU CIAMIS MULAI LAKUKAN REKRUTMEN KPPS

 

“Dalam kondisi defisit anggaran seperti sekarang, seharusnya kegiatan peningkatan kapasitas desa dapat diadakan di tempat yang lebih hemat dan efisien,” ujar Wawan.

 

Kepala Bidang Pemdes Dinas Pemberdayaan, Masyarakat, dan Desa (DPMD) Kabupaten Ciamis, Andi Sopyandi, membenarkan keberangkatan tersebut namun itu bukan merupakan inisiatif DPMD.

 

“Bukan inisiatif DPMD, dana tersebut berasal dari anggaran desa melalui Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2022,”

Baca Juga :  Ciamis Raih Penghargaan Tingkat Nasional, Dalam Daerah Jawara Belajar.id, Kategori Kabupaten/ Kota

 

Dia juga menjelaskan bahwa biaya yang dikeluarkan setiap desa yakni Rp 10 juta masing-masing desa hanya membawa perwakilan sebanyak 4 orang.

 

“Semuanya di koordinator oleh desa dari mulai tiket kami menilai kalau demi kebaikan tidak menjadi masalah kami mendukung,” ucapnya.

 

Meskipun demikian, banyak pihak merasa perjalanan ini seharusnya mengutamakan kebutuhan lokal dan tidak seharusnya membebani anggaran desa yang sudah dalam kondisi sulit.***

 

 

 

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *