CIAMIS, pewarta.id – Untuk mempererat tali persaudaraan serta mengenalkan budaya Indonesia, ratusan anak Sekolah Dasar Keristen (SDK) Bina Bakti 4 Tasikmalaya melakukan silaturahmi dan kunjungan ke pesantren miftahul ulum Dusun Bangunsirna Ciamis.
Kepala Sekolah SD Kristen Merlin suhardja menyampaikan, Ini kegiatan yang sangat bermangfaat dan baik untuk mengenalkan keberagaman sejak gini serta mengenalkan budaya-budaya yang ada Kamis(16/11/2023).
“Kita sebagai anak bangsa wajib dan harus saling mencintai budaya dan seni tradisonal Indonesia untuk memberikan wawasan dan pemahaman yang baik bagi anak-anak,” ucapnya
Lanjut dia , Anak-anak yang datang ini merupakan anak yang duduk di bangku kelas 4, 5, 6 dengan jumlah sekitar kurang lebih 100 anak. kegiatan ini merupakan kegiatan yang pertama kalina para anak berkunjung ke pesantren dan ke tempat ibadah-badah yang ada di wilayah kabupaten ciamis .
Dengan dilakukannya dan diberikannya wawasan pada anak diharapkan bisa lebih mengenal seni budaya serta memiliki jiwa kemanusian nasionalisme bagi bangsa dan negara yang kita cintai .
“Anak kita berikan pemahaman yang baik cinta tanah air cinta persaudaraan meski berbeda pulau tapi satu negara yaitu indonesia.Dengan kegiatan ini diharapkan bangsa kita bisa semakin maju dengan masyarakatnya yang saling menghormati persaudaraan ,”terangnya.
Unduk di ketahui lanjut da, para anak dari sekolah SDK berkumpul terlebih dahulu di Sekertariat Gereja Katolik santo yohanes lalu diberangkatkan kepondok pesantren dan tempat peribadahan lainnya .
Sementara itu Arief Ismail chowas salah satu perwakilan dari Pesantren menambahkan , Ini merupakan kegiatan yang fositip dengan memberikan pemahaman dan budaya indonesia yang kita ciantai. kegiatan ini harus bisa ditanamkan sejak masih kecil untuk memiliki rasa kebersamaan sesama mausia dan nasionalise yang tinggi.
“Sesama maunusia harus bisa saling menghormati dan menghargai dengan adanya kegiatan ini anak-anak bisa saling mengenal permainan budaya yang ada di tanah air tercinta ini,”katanya.
Dengan adanya kegiatan ini lanjut dia ,Bisa lebih menghormati dan menghargai toreransi.Teroransi di ciamis sangat tinggi karna naluri kemanusian kita sama.
Menurutnya, Disiplin keilmuan dipesantren dengan tuntutan jaman harus bisa mengikuti, dengan membuka generasi- generasi yang baik dan bermangfaat bagi semua kita harus bisa multitelen di perkembangan jaman saat ini
” Harus bisa multitelen dengan perkembangan jaman harus bisa mempertahankan budaya-budaya indonesia lokal maupun nasional,Meskipun berbeda agama berbeda pulau tapi kita saudara asalkan jangan keluar dari akidah-akidah yang membuat timbulnya permasalahan,” Jelasnya.***(aldi).











