Sabtu, 17 Oktober 2026
Garut

Bappeda Garut Gelar FGD Kajian Kebijakan Kesehatan dalam Mencegah Stunting dan Gizi Buruk

Image of Kabgarut (2)
Forum Group Discussion (FGD) Kajian Kebijakan Kesehatan (Strategi Intervensi Untuk Mencegah Stunting dan Gizi Buruk di Kabupaten Garut) yang berlangsung di Aula BAPPEDA Kabupaten Garut, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Kamis (26/11/2024). (Foto : Ilham Kautsar/ Moch Ahdiansyah/ Diskominfo Kab. Garut)

GARUT, pewarta.id – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Garut menyelenggarakan kegiatan Forum Group Discussion (FGD) bertajuk “Kajian Kebijakan Kesehatan: Strategi Intervensi untuk Mencegah Stunting dan Gizi Buruk di Kabupaten Garut”. Acara ini berlangsung di Aula Bappeda, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Kamis (26/11/2024).

Dengan FGD ini, Bappeda Garut berharap dapat mempercepat upaya penurunan angka stunting melalui kebijakan berbasis data dan kolaborasi lintas sektor.

Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan BAPPEDA Garut, Iman Purnama Ridho, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk merumuskan strategi pencegahan dan penanganan stunting di Kabupaten Garut. Diskusi tersebut merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi sebelumnya bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Garut terkait kajian kesehatan.

“Semua isi sudah dibahas dari mulai integrasi layanan primer, sarana prasarana, SDM, terus kaitan dengan JKN, tapi mengerucut pada waktu itu hasil diskusinya kepada stunting,” ungkap Iman.

Sebagai tindak lanjut, Iman menyampaikan bahwa pihaknya akan melibatkan tim ahli untuk menyusun kajian mendalam terkait penanganan stunting. Kajian ini akan menjadi bahan acuan dalam perencanaan kebijakan pemerintah Kabupaten Garut di masa mendatang.

Acara FGD ini juga dihadiri oleh Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Garut yang melibatkan seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Kontribusi dari berbagai pihak diharapkan dapat melengkapi kajian untuk memastikan implementasi kebijakan berjalan efektif.

“Harapan dari kajian ini, mudah-mudahan kajian ini menjadi bahan kebijakan oleh SKPD dan Kabupaten Garut dengan target stuntingnya di bawah 14% ini tercapai. Sekarang kan sudah 11,6 tapi berdasarkan SSGI kita di 24, mudah-mudahan SSGI-nya nanti di 14%,” tandasnya.

DST

Penulis di Pewarta ID.

Tulis komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terus membaca

Berita Selanjutnya

Kesehatan

Perkuat Benteng Stunting dari Hulu, Mendukbangga Wihaji Terjunkan 5.000 Kader TPK dan Janjikan SOP Baru di Ciamis

CIAMIS, pewarta.id — Pemerintah pusat melalui Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN memperketat barisan penanganan stunting nasional langsung dari akar rumput. Dalam kunjungan…

DST · 3 minggu lalu
Garut

KPK Turun ke Garut, Kepala Desa Dibekali Cegah Suap, Gratifikasi hingga Korupsi

GARUT, pewarta.id – Upaya mencegah praktik korupsi dari tingkat pemerintahan paling bawah terus diperkuat. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turun langsung memberikan pembekalan…

oez26 trisno · 15 Sep 2026
Priangan Timur

Bukan Sekadar Seremoni, Bupati Garut Minta DHR-45 Jadi Teladan Semangat Perjuangan

GARUT, pewarta.id – Semangat perjuangan para pendahulu dinilai tetap relevan untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan di era sekarang. Bupati Garut, Abdusy Syakur…

oez26 trisno · 11 Sep 2026
budaya

Bupati Garut Berharap TWA Gunung Papandayan Berikan Dampak Ekonomi Bagi Daerah dan Masyarakat Sekitar.

Garut, pewarta.id  -  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut menyatakan, akan terus memperkuat sinergi dengan pengelola destinasi wisata untuk memajukan potensi pariwisata daerahnya. Hal…

DST · 29 Jul 2026
Garut

Kemah Bela Negara 2026 di Garut: Bupati Abdusy Syakur Ajak Generasi Muda Perkuat Nilai Kebangsaan

Garut, pewarta.id  -Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menegaskan pentingnya generasi muda memperkuat nilai kebangsaan dan semangat bela negara sebagai bekal menghadapi tantangan…

DST · 9 Jul 2026
Memuat berita selanjutnya…