Senin, 19 Oktober 2026
Priangan Timur

Satlantas Pangandaran Ubah Pola Penertiban Lalu Lintas: Edukasi Didahulukan, Tilang Manual Jadi Langkah Terakhir

Image of Lantas pangandaran

PANGANDARAN, pewarta.id – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pangandaran resmi mengubah strategi penertiban lalu lintas di wilayah hukumnya. Mulai pekan depan, pendekatan edukasi dan teguran tertulis akan dikedepankan, sementara tilang manual hanya diterapkan sebagai opsi terakhir bagi pelanggaran yang berisiko tinggi menimbulkan kecelakaan.

Kebijakan ini diambil menyusul belum tersedianya kamera tilang elektronik (ETLE) statis di Pangandaran, di tengah masih maraknya pelanggaran lalu lintas kasat mata yang dilakukan pengendara di jalan raya.

Berdasarkan pantauan kepolisian, pelanggaran lalu lintas di Pangandaran masih didominasi perilaku nekat dan abai keselamatan. Mulai dari tidak menggunakan helm, bonceng tiga, pengendara di bawah umur, knalpot brong, melawan arus, kendaraan overload, hingga parkir liar yang kerap memicu kemacetan dan meningkatkan risiko kecelakaan.

Seluruh jenis pelanggaran tersebut tidak dapat ditindak melalui sistem ETLE statis karena keterbatasan sarana. Kondisi ini mendorong Satlantas Polres Pangandaran memilih pendekatan persuasif sebagai langkah awal membangun kesadaran berlalu lintas di masyarakat.

“Untuk saat ini kami fokus pada edukasi. Setiap pengendara yang melakukan pelanggaran kasat mata akan diberikan teguran tertulis, dengan harapan muncul kesadaran untuk tidak mengulangi pelanggaran yang sama,” tegas Kasatlantas Polres Pangandaran, AKP Yudi Risnandar, S.H., M.H.

AKP Yudi menekankan, pendekatan humanis tersebut bukan bentuk pembiaran, melainkan strategi pencegahan dini untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas yang masih cukup tinggi.

“Banyak kecelakaan berawal dari pelanggaran sederhana, seperti tidak memakai helm, bonceng lebih dari satu orang, atau melawan arus. Pelanggaran kecil, tapi dampaknya bisa fatal. Ini yang ingin kami tekan sejak awal,” ujarnya.

Meski demikian, Satlantas memastikan tilang manual tetap diberlakukan bagi pelanggaran tertentu. Penindakan tegas akan diambil apabila pelanggaran tersebut dinilai membahayakan keselamatan pengendara maupun pengguna jalan lainnya.

“Tilang manual tetap kami lakukan sebagai langkah terakhir, terutama untuk pelanggaran yang berpotensi tinggi menyebabkan kecelakaan. Ini semata-mata demi keselamatan bersama,” jelas AKP Yudi.

Kebijakan ini menjadi peringatan serius bagi masyarakat Pangandaran, khususnya pengendara roda dua, agar tidak lagi mengabaikan aturan lalu lintas. Terlebih, Pangandaran merupakan daerah tujuan wisata dengan tingkat mobilitas tinggi, baik oleh warga lokal maupun wisatawan dari berbagai daerah.

Satlantas Polres Pangandaran juga menegaskan bahwa kepatuhan berlalu lintas bukan sekadar soal takut ditilang, melainkan soal perlindungan nyawa di jalan raya.

“Jalan raya bukan arena uji nyali. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Polisi hadir untuk mengingatkan, tapi kesadaran itu harus tumbuh dari diri pengendara,” pungkasnya.

Dengan pola penertiban berbasis edukasi ini, Satlantas berharap tercipta budaya berlalu lintas yang lebih tertib, disiplin, dan berorientasi pada keselamatan. Namun jika imbauan masih diabaikan, sanksi tegas siap diberlakukan demi mencegah petaka di jalan.(Ko-Ank)

Rizki

Penulis di Pewarta ID.

Tulis komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terus membaca

Berita Selanjutnya

Jawa Barat

Kasad Jenderal TNI Maruli Tinjau Jembatan Pongpet Anjlok, Pastikan Dibangun Permanen

PANGANDARAN, pewarta.id — Anjloknya Jembatan Gantung Pongpet di Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, mendapat perhatian langsung dari Kepala Staf Angkatan Darat…

oez26 trisno · 14 Sep 2026
Priangan Timur

Rusak Diterjang Gelombang Tinggi, Rambu Suar Merah Pelabuhan Cikidang Pangandaran Diganti Baru

PANGANDARAN — Pembangunan Rambu Suar (Single Pipe) baru sebagai pengganti Rambu Suar Cikidang Merah di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Cikidang dan pintu…

DST · 7 Sep 2026
Priangan Timur

Dandim Pangandaran Minta Maaf atas Insiden Jembatan Pongpet, Over Kapasitas

PANGANDARAN, pewarta.id – Komandan Kodim (Dandim) 0625/Pangandaran, Letkol Czi Citra Kurniawan, menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas insiden terlepasnya tali sling Jembatan…

DST · 1 Sep 2026
Priangan Timur

Hari Kedua Pencarian Tekong Perahu Wisata Terbalik di Pangandaran: Ombak Tinggi dan Arus Deras Jadi Kendala Tim SAR

PANGANDARAN, pewarta.id  — Upaya pencarian terhadap Suprianto Bin Ahmad Sudiono (48), seorang tekong (nakhoda) perahu wisata yang hilang usai perahunya terbalik diterjang…

oez26 trisno · 11 Agu 2026
Priangan Timur

Pasca Gempa Pangandaran, Warga Bangkit Cepat: Aktivitas Normal Kembali, Kewaspadaan Tetap Dijaga

PANGANDARAN, pewarta.id — Guncangan gempa yang sempat memicu kepanikan di pesisir selatan Jawa Barat, Rabu malam (5/8/2026), tak berlangsung lama dalam mempengaruhi…

oez26 trisno · 6 Agu 2026
Memuat berita selanjutnya…