Jumat, 16 Oktober 2026
Priangan Timur

Harkitnas 2026 di Kodim 0612/Tasikmalaya: Perkuat Nasionalisme, Literasi Digital, dan Kedaulatan Bangsa

Image of Kodim0612 (2)

Tasikmalaya, pewarta.id – Kodim 0612/Tasikmalaya menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 Tahun 2026 di Lapangan Makodim 0612/Tasikmalaya, Jalan Otista No. 11, Kelurahan Empangsari, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Rabu (20/05/2026).

Upacara yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 0612/Tasikmalaya, Letkol Czi M. Imvan Ibrahim, S.Sos., M.Han, selaku Inspektur Upacara. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh personel Kodim, mulai dari Perwira, Bintara, Tamtama hingga Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Image of Kodim0612 (1)

Dalam amanatnya, Dandim membacakan pesan Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia yang menegaskan bahwa Harkitnas bukan sekadar peringatan historis, tetapi momentum strategis untuk memperkuat persatuan nasional, menjaga kedaulatan bangsa, serta meningkatkan kesiapan menghadapi tantangan di era transformasi digital.

Amanat tersebut juga menekankan pentingnya langkah konkret dalam mewujudkan semangat kebangkitan nasional, di antaranya melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemerataan akses pendidikan dan kesehatan, penguatan ekonomi kerakyatan, serta perlindungan generasi muda di ruang digital.

“Tema Hari Kebangkitan Nasional tahun ini, ‘Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara’, menjadi pengingat bahwa masa depan Indonesia sangat ditentukan oleh kualitas dan perlindungan terhadap generasi mudanya,” ujar Dandim saat membacakan amanat.

Lebih lanjut, seluruh elemen bangsa diajak untuk memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan literasi digital, serta menumbuhkan semangat gotong royong sebagai fondasi menuju Indonesia yang maju dan berdaulat.

Upacara peringatan Harkitnas ke-118 di Makodim 0612/Tasikmalaya berlangsung tertib, aman, dan penuh semangat kebangsaan. Momentum ini diharapkan mampu menumbuhkan kembali nilai-nilai perjuangan di tengah dinamika perkembangan zaman yang semakin modern.

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang jatuh setiap 20 Mei juga memiliki makna historis yang mendalam bagi bangsa Indonesia. Tanggal ini menjadi penanda lahirnya kesadaran kolektif bangsa yang ditandai dengan berdirinya organisasi Boedi Oetomo pada tahun 1908.

Sejarah mencatat, kemunculan Boedi Oetomo menjadi titik balik perjuangan nasional. Peristiwa ini dikenal sebagai awal “fajar kebangkitan”, ketika kaum terpelajar pribumi mulai membangun kesadaran berbangsa dan tidak lagi bergerak secara kedaerahan, melainkan melalui organisasi yang terstruktur dan pemikiran yang terarah.

Sejak saat itu, pola perjuangan bangsa mengalami transformasi besar. Perlawanan yang sebelumnya bersifat fisik beralih menjadi gerakan intelektual dan diplomasi. Perubahan ini menjadi fondasi penting dalam perjuangan menuju kemerdekaan yang berlandaskan persatuan dan martabat bangsa.

Secara filosofis, Kebangkitan Nasional merupakan proses yang dinamis. Maknanya terus berkembang mengikuti perubahan zaman, termasuk keberanian untuk keluar dari berbagai keterbatasan dalam bidang pendidikan, ekonomi, hingga teknologi, tanpa kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia.

Memasuki tahun 2026, tantangan kebangsaan turut mengalami pergeseran. Jika dahulu berfokus pada kedaulatan wilayah, kini berkembang pada kedaulatan informasi serta percepatan transformasi digital yang menuntut kesiapan seluruh elemen masyarakat.

Tema Harkitnas 2026, “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, menjadi simbol komitmen bersama dalam melindungi generasi muda sebagai aset utama bangsa. Hal ini menegaskan bahwa kekuatan negara sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia.

Sejalan dengan semangat para pendiri bangsa, pembangunan nasional diarahkan pada penguatan kemandirian dan persatuan. Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, berbagai program strategis terus digulirkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

Salah satu program yang kini dijalankan secara luas adalah Makan Bergizi Gratis di sekolah-sekolah, yang bertujuan memperkuat fondasi kesehatan generasi muda sejak dini. Selain itu, pemerataan akses pendidikan diperluas melalui pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda di wilayah afirmasi, disertai peningkatan kualitas tenaga pendidik dan penyediaan beasiswa.

Di sektor kesehatan, pemerintah juga menghadirkan program Cek Kesehatan Gratis sebagai upaya memastikan layanan kesehatan yang merata bagi seluruh masyarakat.

Sementara itu, penguatan ekonomi desa didorong melalui pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang diharapkan menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat, mulai dari akses permodalan hingga distribusi kebutuhan pokok.

Dalam menghadapi pesatnya perkembangan teknologi, pemerintah juga memperkuat perlindungan anak di ruang digital melalui kebijakan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS).

Sebagai implementasinya, sejak 28 Maret 2026 pemerintah membatasi akses anak di bawah usia 16 tahun terhadap media sosial dan platform digital berisiko tinggi, guna menciptakan ruang digital yang aman dan sehat.

Momentum Harkitnas 2026 juga sejalan dengan arah pembangunan nasional yang dipandu oleh Asta Cita, delapan misi besar yang menjadi pedoman dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat posisi Indonesia di tingkat global.

Peringatan ini menjadi ajakan bagi seluruh elemen bangsa, mulai dari akademisi, praktisi hingga generasi muda, untuk menghidupkan kembali semangat Boedi Oetomo dalam kehidupan sehari-hari melalui peningkatan solidaritas, literasi digital, dan partisipasi aktif dalam pembangunan.

Pada akhirnya, Hari Kebangkitan Nasional bukan sekadar catatan sejarah, melainkan energi kolektif yang terus hidup dan menggerakkan bangsa Indonesia untuk melangkah maju menuju masa depan yang lebih berdaulat dan berdaya saing global.***

oez26 trisno

Penulis di Pewarta ID.

Tulis komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terus membaca

Berita Selanjutnya

Jawa Barat

Perkuat Sinergitas, Kapolres Tasikmalaya Sambangi Kodim 0612/Tasikmalaya Demi Jaga Kondusifitas Wilayah

TASIKMALAYA, pewarta.id  – Upaya memperkokoh sinergitas antar-instansi keamanan kembali ditunjukkan jajaran Kepolisian Resor (Polres) Tasikmalaya. Pada Selasa (14/7/2026) pagi, Kapolres Tasikmalaya AKBP…

DST · 14 Jul 2026
Priangan Timur

PLN Gelar Clean Energy Day Run 6K di Tasikmalaya, Kampanye Energi Bersih dan Gaya Hidup Sehat

TASIKMALAYA – Komitmen terhadap energi bersih dan keberlanjutan terus digaungkan PT PLN (Persero) melalui berbagai kegiatan positif. Salah satunya melalui PLN Clean…

oez26 trisno · 5 Jun 2026
Priangan Timur

Hari Kebangkitan Nasional 2026 di Ciamis: Upacara Harkitnas Angkat Tema Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara

CIAMIS, pewarta.id – Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) yang jatuh pada 20 Mei 2026 kembali menjadi momentum penting untuk meneguhkan jati diri…

oez26 trisno · 20 Mei 2026
Ekonomi

Koperasi Kartika Kodim 0612/Tasikmalaya Gelar RAT ke-62, Mantapkan Tata Kelola dan Kesejahteraan Anggota

Tasikmalaya, pewarta.id – Primer Koperasi Kartika Tasikmalaya terus menunjukkan eksistensinya sebagai pilar kesejahteraan anggota. Hal itu ditegaskan melalui pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan…

DST · 28 Jan 2026
Priangan Timur

Perkuat Sinergi Cegah Radikalisme, TNI dan Kominda Ajak Ormas Islam Jaga Keamanan Kota Tasikmalaya

Tasikmalaya, Pewarta.id – Dalam rangka menjaga stabilitas pertahanan dan keamanan di Kota Tasikmalaya, Kominda berkolaborasi dengan TNI dari Kodim 0612 Tasikmalaya serta…

DST · 16 Jul 2025
Memuat berita selanjutnya…