Selasa, 20 Oktober 2026
Ekonomi

_OJK KAWAL PENGGABUNGAN BPRS RIZKY BAROKAH KE BPRS PNM MENTARI UNTUK PERKUAT INDUSTRI BPR SYARIAH

Image of Img 20260721 wa0140

TASIKMALAYA, pewarta.id  – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyetujui penggabungan PT Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) Rizky Barokah ke dalam PT BPRS PNM Mentari sebagai langkah strategis memperkuat struktur industri BPR Syariah agar semakin sehat, tangguh, dan inklusif.

 

Persetujuan tersebut ditetapkan melalui Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-55/D.03/2026 tanggal 13 Juli 2026. Penggabungan ini dilakukan untuk memenuhi ketentuan Peraturan OJK Nomor 7 Tahun 2024 tentang Bank Perekonomian Rakyat dan Bank Perekonomian Rakyat Syariah, sekaligus mendukung penguatan kapasitas usaha, permodalan, tata kelola, serta kualitas layanan kepada masyarakat.

 

Melalui konsolidasi ini, seluruh aset dan kewajiban PT BPRS Rizky Barokah beralih kepada PT BPRS PNM Mentari. Kantor pusat BPRS Rizky Barokah di Tangerang Selatan kini beroperasi sebagai Kantor Cabang BPRS PNM Mentari di Kabupaten Garut.

 

Kepala OJK Tasikmalaya, Nofa Hermawati, menegaskan bahwa konsolidasi BPR Syariah merupakan momentum penting untuk meningkatkan ketahanan industri sekaligus memperluas kontribusi terhadap perekonomian daerah. “OJK akan terus mengawal proses konsolidasi agar berjalan sesuai ketentuan sehingga menghasilkan BPR Syariah yang sehat, adaptif, dan mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” ujarnya, Selasa (21/7/2026).

 

Selain memperkuat kelembagaan, penggabungan ini diharapkan mampu memperluas jaringan layanan, mengembangkan layanan digital, meningkatkan kepercayaan masyarakat, serta menghadirkan produk keuangan syariah yang lebih inovatif dan inklusif.

 

OJK juga meminta manajemen BPRS PNM Mentari untuk segera menindaklanjuti langkah penguatan kelembagaan, termasuk meningkatkan rasio kas, memperbaiki kualitas pembiayaan, menyelesaikan pembiayaan bermasalah, serta memperkuat tata kelola.

 

Kebijakan konsolidasi ini sejalan dengan arah penguatan sektor perbankan nasional, sehingga diharapkan tercipta industri BPR Syariah yang lebih efisien, kompetitif, dan mampu memperluas inklusi keuangan serta mendukung pembiayaan sektor produktif bagi pertumbuhan ekonomi.***

DST

Penulis di Pewarta ID.

Tulis komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terus membaca

Berita Selanjutnya

Ekonomi

Sekolah Didorong Jadi Benteng Literasi Keuangan, OJK Tasikmalaya Canangkan GENIUS

OJK Tasikmalaya bersama Pemkot Tasikmalaya mencanangkan GENIUS untuk memperkuat literasi keuangan pelajar. Program ini membekali siswa dengan kemampuan mengelola keuangan sekaligus mencegah…

oez26 trisno · 18 Sep 2026
Priangan Timur

Waspada Pinjol dan Investasi Ilegal, OJK Tasikmalaya Bekali Warga Ciamis dengan Literasi Keuangan

Ciamis, pewarta.id – Masyarakat Kabupaten Ciamis diingatkan agar tidak mudah tergiur tawaran pinjaman online (pinjol), terutama layanan yang tidak jelas legalitasnya. Kemudahan…

DST · 30 Agu 2026
Priangan Timur

44 Ribu Pelajar di Priangan Timur Dapat Edukasi Keuangan, 29 Ribu Rekening Tabungan Dibuka

TASIKMALAYA, pewarta.id – Upaya menanamkan budaya menabung dan membangun kecakapan mengelola keuangan sejak usia sekolah terus diperkuat di wilayah Priangan Timur. Dalam…

oez26 trisno · 28 Agu 2026
Ekonomi

Kepala OJK Tasikmalaya Nofa Hermawati: Sektor Jasa Keuangan Priangan Timur Stabil, Kredit Tembus Rp58,19 Triliun

Tasikmalaya, pewarta.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya menegaskan bahwa sektor jasa keuangan di wilayah kerja Priangan Timur tetap stabil dan terjaga…

DST · 26 Agu 2026
Ekonomi

OJK Dorong TPAKD Sumedang Jadi Rujukan Batam, Program Desa EKI hingga KURDA Jadi Sorotan

SUMEDANG, pewarta.id  — Praktik pengembangan akses keuangan di Kabupaten Sumedang mulai dilirik daerah lain. Pemerintah Kota Batam bersama sejumlah instansi terkait melakukan…

oez26 trisno · 22 Agu 2026
Memuat berita selanjutnya…