CIAMIS, Pewarta.id – Lomba Tingkat II (LT2) Kwartir Ranting (Kwarran) Jatinagara memasuki hari ketiga pada Rabu (16/09/2026). Kegiatan ini digelar di Bumi Perkemahan (Buper) Sabilurrosyad, Desa Dayeuhluhur, Kecamatan Jatinagara, Kabupaten Ciamis.
Rangkaian lomba berlangsung sejak Selasa (15/09/2026) hingga Kamis (17/09/2026). Sekitar 500an peserta dari berbagai pangkalan se-Jatinagara ikut ambil bagian, dengan Yayasan Pendidikan Sabilurrosyad sebagai tuan rumah.
Pada hari ketiga, giliran tim pionering dan penjernihan air dari MTs Sabilurrosyad tampil. Sebelum lomba dimulai, tim ini terlihat menyiapkan tali dan perlengkapan penjernihan air.
Mata lomba pionering menguji kecakapan simpul-menyimpul yang rapi dan kuat. Sementara penjernihan air menguji pemahaman teknik dasar mengolah air kotor menjadi layak pakai.
Rangkaian LT2 sebenarnya sudah dimulai sejak Senin (14/09/2026), diawali upacara pelepasan di halaman Lembaga Pendidikan Sabilurrosyad. Ratusan siswa-siswi MA dan MTs Sabilurrosyad mengikuti upacara ini, disaksikan guru, ustadz, pengurus yayasan, dan orang tua peserta.

Sebelum berangkat, peserta yang mengenakan seragam pramuka, tongkat, dan ransel carrier berbaris rapi di lapangan sekolah. Mereka lalu berfoto bersama sambil mengangkat kepalan tangan sebagai simbol semangat juang.
Lokasi perkemahan sendiri sudah disiapkan sejak pertengahan Agustus, di atas lahan 1,5 hektare milik Yayasan Sabilurrosyad. Prosesnya meliputi pembersihan lahan, pembuatan gapura, hingga pendirian tenda.
Peserta putra ikut bahu-membahu mendirikan gapura selamat datang bergambar maskot Pramuka dan lambang WOSM. Proses ini didampingi Pak Mumun, pengurus Yayasan Pendidikan Sabilurrosyad yang mengenakan rompi biru tim Tanggap Amal.
Tak jauh dari gapura, berdiri papan nama Gugus Depan 16.055 Pangkalan MTs Sabilurrosyad milik Regu Harimau. Papan ini memuat jadwal piket harian peserta selama tiga hari pelaksanaan.
Memasuki hari pertama lomba, Selasa (15/09/2026), pendaftaran peserta berlangsung di area registrasi sebelum rombongan menuju Buper Sabilurrosyad. Dari pangkalan tuan rumah, Jiddan dan Nisrina tampil di lomba membidik menggunakan ketapel kayu.
![Image of Lomba bidik[1]](https://pewarta.id/wp-content/uploads/2026/09/lomba-bidik1.jpg)
Di sela menunggu pendaftaran rampung, sejumlah peserta lain beristirahat di gazebo tepi sawah. Suasana kekeluargaan terjalin baik antar peserta maupun bersama pembina pendamping.
Malam harinya, digelar malam keagamaan selama empat jam, mulai pukul 18.00 hingga 22.00 WIB. Dua agenda utama mengisi malam ini, yakni Syarhil Quran dan kuis keagamaan berkelompok.
Syarhil Quran dibawakan secara beregu berisi tiga orang. Masing-masing berperan sebagai qari/qariah yang melantunkan ayat suci, penerjemah yang mengalihbahasakan ke Bahasa Indonesia, dan pensyarah yang menguraikan kandungan ayat.
Peserta putra tampil dengan kemeja lengan panjang ungu, celana hitam, dan peci. Peserta putri mengenakan gamis dan jilbab dipadukan slayer merah-putih khas seragam pramuka. Panitia memilih tidak mempublikasikan nama peserta yang tampil, selain Syarhil Quran, seluruh peserta juga mengikuti kuis yang diselenggarakan oleh kwarran Jatinagara.
Rangkaian LT2 Kwarran Jatinagara turut menghadirkan mata lomba lain seperti PBB dan hasta karya hingga Kamis (17/09/2026) mendatang. Yayasan Pendidikan Sabilurrosyad berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan membawa hasil terbaik bagi peserta.


