Ciamis, pewarta.id – Kabupaten Ciamis mencatat sejarah baru dalam dunia pertanian. Kapolres Ciamis AKBP Hidayatullah bersama Kelompok Tani Satria Perkasa Nusantara meresmikan panen perdana benih bawang merah unggulan yang diberi nama Permata Galuh.
Dalam keterangannya, Kapolres Hidayatullah menyampaikan rasa syukur atas capaian ini. “Alhamdulillah, hari ini kita bersama-sama dengan rekanan Kelompok Tani Satria Perkasa. Di Ciamis kita berhasil mengadopsi pembenihan bawang merah, menghasilkan benih bibit bawang super,” ujarnya.
Panen perdana di lahan uji coba seluas 2 hektare menghasilkan hampir 16 ton bawang merah. Dari setengah hektare saja, produksi mencapai 8 ton. Selain itu, metode tumpang sari diterapkan dengan menanam bawang bersama jahe gajah, cabai ori, dan jagung dalam satu hamparan lahan.
Ketua Kelompok Tani Satria Perkasa Nusantara, H. Endang, menambahkan bahwa benih Permata Galuh menjadi solusi atas kelangkaan bibit. “Sekarang susah mencari benih. Kalau dijual ke pasar harganya turun, jadi kami fokus pembenihan agar lebih tinggi nilainya. Harga benih saat ini Rp60.000–Rp70.000 per kilo, dan sudah banyak yang pesan,” jelasnya.
Ke depan, lahan akan diperluas hingga 5 hektare di Desa Wanasigra, dengan dukungan masyarakat dan pemerintah desa.
Sementara itu, Kepala Bidang Hortikultura Dinas Pertanian Kabupaten Ciamis, Eka Dyah Utami, mengapresiasi langkah ini. “Kami akan mendorong sertifikasi GAP (Good Agricultural Practice) agar benih bawang merah ini memiliki legalitas. Dengan luas 2 hektare, produksi ini juga membantu menekan inflasi akibat harga cabai dan bawang merah,” ungkapnya.
Inovasi Permata Galuh diharapkan menjadi tonggak ketahanan pangan lokal, mengurangi ketergantungan impor bawang merah, dan membuka peluang ekspor di masa depan.***











