Padasuka gelar halal bihalal dan bedah buku tentang perdamaian dalam perbedaan pendapat

Image of Whatsapp image 2026 04 17 at 17.15.37

TANGERANG SELATAN, Pewarta.id — Padepokan Dakwah Sunan Kalijaga (PADASUKA) akan menggelar kegiatan Halal Bihalal yang dirangkai dengan agenda bedah buku bertema perdamaian dalam menyikapi perbedaan pendapat, Minggu (26/04/2026). Kegiatan yang sarat nilai literasi dan silaturahmi ini dijadwalkan berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, bertempat di Pondok Pesantren Ummul Qura, Jalan Pondok Cabe Raya, Gang Santri, Cabe Ilir, Pamulang, Tangerang Selatan.

Panitia kegiatan, Ustadz Awang Bachtiar, S.E., menjelaskan bahwa momen Halal Bihalal kali ini sengaja dipadukan dengan agenda ilmiah berupa bedah buku sebagai upaya menjadikan ajang silaturahmi lebih bermakna sekaligus mencerdaskan. Kegiatan ini, menurut dia, menjadi ruang literasi keislaman yang diharapkan memberikan pencerahan nyata bagi para peserta.

“Buku ini sangat relevan dengan kondisi sosial saat ini. Melalui kegiatan ini, kami berharap peserta mendapatkan wawasan baru tentang bagaimana menyikapi perbedaan dengan cara yang damai dan penuh hikmah,” ujar Ustadz Awang, Jumat (17/04/2026).

Baca Juga :  Cegah Stunting,Alfamart Gelar Posyandu dan Bagikan 100 Popok Gratis Di Pangandaran

Buku yang akan menjadi objek kajian adalah karya KHR. Syarif Rahmat, RA., SQ., MA., berjudul Jalan Kedamaian Perbedaan Pendapat, Sebab-Sebab dan Cara Menyikapinya. Buku tersebut mengupas secara mendalam pentingnya sikap bijak dan dewasa dalam menghadapi perbedaan pandangan di tengah masyarakat, khususnya dalam konteks kehidupan beragama di Indonesia yang majemuk.

Untuk memastikan diskusi berlangsung berbobot dan komprehensif, PADASUKA menghadirkan dua narasumber yang mumpuni di bidangnya. Narasumber pertama adalah Dr. TGH. Muhsin Salim, seorang pakar Qira’at dan Tilawah sekaligus dosen Institut PTIQ Jakarta. Narasumber kedua adalah Prof. Dr. HM. Fuad Jabali, dosen pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, yang dikenal luas atas kepakarannya dalam kajian sejarah dan peradaban Islam.

Jalannya diskusi akan dipandu oleh moderator Dr. H. Mustopa, dosen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, yang diharapkan mampu memandu pertukaran gagasan secara ilmiah namun tetap membumi dan mudah dicerna oleh seluruh peserta.

Kegiatan ini terbuka untuk umum tanpa terkecuali. PADASUKA berharap acara ini dapat menjadi wadah edukasi, refleksi, sekaligus penguatan ukhuwah Islamiyah melalui pendekatan literasi dan dialog ilmiah yang konstruktif.

Baca Juga :  Pasca Operasi Bupati Garut Ucapkan Terima Kasih kepada Semua Pihak atas Doa untuk Kesembuhannya

Melalui penyelenggaraan Halal Bihalal dan Bedah Buku ini, PADASUKA ingin menegaskan pesan bahwa perbedaan pendapat bukanlah sumber perpecahan. Sebaliknya, perbedaan adalah peluang bagi umat untuk saling memahami, saling menghargai, dan memperkaya perspektif satu sama lain dalam bingkai kedamaian yang kokoh.

Dengan hadirnya para akademisi dan ulama kompeten sebagai narasumber, kegiatan ini diharapkan tidak sekadar menjadi forum seremonial, melainkan benar-benar mendorong tumbuhnya kesadaran kolektif tentang pentingnya moderasi beragama dan kedewasaan dalam menyikapi keragaman pandangan di tengah kehidupan bermasyarakat.

Masyarakat yang ingin hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan ini dapat langsung mendatangi lokasi acara di Pondok Pesantren Ummul Qura, Pamulang, Tangerang Selatan, pada Minggu (26/04/2026) mulai pukul 08.00 WIB. ()*

Facebook Comments Box

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *