Bupati Ciamis: RKPD 2027 Harus Menjawab Kebutuhan Nyata Masyarakat

Image of Herdiat (2)

Ciamis, pewarta.id – Tahapan awal penyusunan arah pembangunan Kabupaten Ciamis tahun 2027 resmi dimulai. Pemerintah Kabupaten Ciamis menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) Rancangan Awal RKPD 2027, Selasa (27/1/2026), di Aula Adipati Angganaya Bapperida Ciamis, sebagai pintu masuk penyelarasan program pembangunan dengan kebutuhan nyata masyarakat.

Forum berlangsung secara hybrid, menggabungkan pertemuan tatap muka dan daring. Kepala OPD, camat, tokoh masyarakat, serta unsur terkait hadir langsung di lokasi, sementara para kepala desa dan lurah se-Kabupaten Ciamis mengikuti forum secara virtual untuk memastikan partisipasi merata hingga tingkat desa.

Bupati Ciamis, saat membuka forum, menegaskan bahwa FKP RKPD bukan agenda seremonial tahunan. Ia menuntut forum ini menjadi ruang strategis untuk merumuskan perencanaan pembangunan yang matang, terukur, dan realistis sesuai kapasitas keuangan daerah.

“Perencanaan harus menjawab kebutuhan riil daerah. Program yang disusun wajib terukur, realistis, dan dapat dilaksanakan, bukan sekadar daftar keinginan,” tegas Bupati.

Baca Juga :  Jelang Idul Adha 1447 H, Pemkab Garut Terjunkan 100 Petugas Pemeriksa Hewan Kurban

Ia menambahkan, kerangka APBD Kabupaten Ciamis telah disepakati bersama DPRD. Karena itu, seluruh perangkat daerah diminta menyelaraskan rencana program dengan kemampuan anggaran yang tersedia serta berpedoman pada RPJMD yang telah ditetapkan melalui Peraturan Daerah, dengan pemilahan tegas antara program wajib dan prioritas.

Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa setiap rencana pembangunan harus menghadirkan dampak langsung bagi masyarakat. Aspirasi yang dihimpun dalam forum ini diharapkan menjadi fondasi utama dalam penyusunan kebijakan RKPD 2027.

Menghadapi keterbatasan fiskal daerah, Bupati juga mendorong OPD untuk lebih inovatif dan agresif mencari peluang pendanaan dari pemerintah pusat, kementerian, maupun program strategis provinsi dan nasional yang sejalan dengan tugas dan fungsi masing-masing.

“Keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan stagnasi. Kita harus aktif mencari peluang agar pembangunan tetap bergerak,” ujarnya.

Baca Juga :  Kembali..Pemkab Ciamis Luncurkan Program Makan Bergizi Gratis untuk Ribuan Siswa

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Ciamis, H. Nanang Permana, MH, menegaskan bahwa FKP RKPD merupakan fase krusial dalam siklus perencanaan pembangunan daerah. Ia menyebut RKPD 2027 harus konsisten dengan arah pembangunan jangka menengah yang tertuang dalam RPJMD Kabupaten Ciamis 2025–2029.

“RKPD bukan sekadar dokumen administratif. Ini instrumen strategis untuk mencapai target pembangunan. Penyusunannya harus terarah, terukur, dan berkesinambungan,” kata Nanang.

DPRD, lanjutnya, berkomitmen mengawal hasil forum agar aspirasi masyarakat terakomodasi secara proporsional dan menjadi bagian substansial dalam penyempurnaan RKPD Kabupaten Ciamis 2027.

Melalui FKP ini, Pemkab Ciamis menargetkan tersusunnya program prioritas pembangunan yang realistis, berdaya guna, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.***

Facebook Comments Box

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *