Pemkab Garut Sigap Pulangkan Warga Terlantar dari NTT, Dinsos Beri Santunan

Image of Garut (9)

GARUT, pewarta.id – Pemerintah Kabupaten Garut bergerak cepat mengevakuasi sekaligus memulangkan seorang warga asal Kabupaten Garut yang sempat terlantar di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Warga tersebut diketahui bernama Wahyu Gunawan, asal Desa Leuwigoong, Kabupaten Garut. Kini Wahyu telah kembali ke kampung halamannya dalam kondisi sehat dan selamat.

Setibanya di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Garut pada Senin (18/5/2026), Wahyu mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada jajaran Pemerintah Kabupaten Garut, khususnya Bupati dan Wakil Bupati Garut, yang dinilai responsif membantu proses kepulangannya dari NTT.

“Saya mengucapkan terima kasih atas perhatian, bantuan, dan kepedulian yang diberikan sehingga saya bisa kembali pulang ke Garut dengan selamat. Kepedulian pemerintah ini menjadi bukti nyata bahwa Pemkab Garut hadir untuk masyarakatnya di mana pun berada. Semoga semua kebaikan ini mendapat balasan dari Allah SWT,” ungkap Wahyu.

Baca Juga :  2.417 Kupat Tanjung Bawa Tasikmalaya Raih Rekor Dunia di Hari Jadi ke-24

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Garut, Marlinda Siti Hana, menjelaskan bahwa Wahyu sebelumnya berangkat ke NTT untuk bekerja sebagai tukang bangunan pada proyek pembangunan perumahan.

Namun dalam perjalanannya, kondisi pekerjaan mengalami kendala sehingga Wahyu bersama sejumlah pekerja lainnya tidak dapat kembali pulang dan akhirnya terlantar di lokasi kerja.

Menurut Marlinda, informasi mengenai kondisi Wahyu pertama kali diterima dari salah seorang anggota DPRD Kabupaten Garut. Setelah menerima laporan tersebut, Dinas Sosial Kabupaten Garut langsung melakukan koordinasi dan langkah penanganan agar Wahyu bisa segera dipulangkan.

Baca Juga :  Modus Baru : Polres Tasikmalaya Himbau Warga Untuk Tak Mudah Percaya Pada Orang Yang Baru Di Kenal

“Begitu mendapatkan informasi, kami langsung bergerak melakukan fasilitasi pemulangan. Alhamdulillah, Wahyu kini sudah kembali ke Garut dalam keadaan sehat. Ini menjadi bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Garut melalui Bapak Bupati dan Ibu Wakil Bupati kepada masyarakat,” ujar Marlinda.

Selain memfasilitasi proses kepulangan, Dinas Sosial Kabupaten Garut juga menyerahkan bantuan santunan sebesar Rp3 juta kepada Wahyu tanpa potongan apa pun. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari setelah kembali ke rumahnya.(Slamet Timur)

Facebook Comments Box

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *