Viral Video Dugaan Bullying Siswi SMP Beredar di WhatsApp, Direkam Rekan Pelaku, Polisi Masih Telusuri Lokasi

Image of Bullying

PANGANDARAN, pewarta.id – Sebuah video yang menampilkan dugaan aksi bullying terhadap seorang siswi berseragam SMP viral di berbagai grup WhatsApp dan media sosial. Rekaman tersebut memicu kemarahan publik karena aksi perundungan dilakukan secara terang-terangan, sementara seorang rekan pelaku justru merekam kejadian tanpa berusaha menghentikan.

Dalam video berdurasi singkat yang beredar luas, korban terlihat mendapat perlakuan tidak menyenangkan serta tekanan verbal dari terduga pelaku. Situasi tersebut berlangsung tanpa ada intervensi dari orang di sekitar lokasi, sehingga memunculkan dugaan adanya pembiaran.

Hingga saat ini, lokasi kejadian dan identitas korban maupun pelaku belum diketahui secara pasti. Belum ada pula laporan resmi yang masuk ke kepolisian terkait peristiwa tersebut.

Polisi Akui Pantau Video

Pelaksana Tugas (PLT) Kasi Humas Polres Pangandaran, Aiptu Yusdiana, membenarkan bahwa pihaknya telah mengetahui beredarnya video dugaan bullying tersebut di media sosial. Namun, kepolisian belum dapat memastikan apakah peristiwa itu terjadi di wilayah hukum Polres Pangandaran.

Baca Juga :  Ribuan Bikers dari Nusantara dan Manca Negara Hadiri Acara 50 Tahun Golden Memorial Wings Day HDCI 2023

“Kami sudah memantau video yang beredar. Sampai sekarang belum ada laporan resmi dan belum bisa dipastikan lokasi kejadiannya berada di Pangandaran atau bukan,” ujar Aiptu Yusdiana.

Pihak kepolisian membuka peluang bagi masyarakat yang memiliki informasi valid untuk segera melapor agar kasus dapat ditindaklanjuti.

“Silakan melapor secara resmi agar bisa kami tindak lanjuti. Kami siap melakukan penelusuran apabila ada informasi yang jelas,” tambahnya.

Imbauan Tidak Sebarkan Video

Polisi juga mengingatkan masyarakat agar tidak menyebarluaskan ulang video tersebut, mengingat korban dan pelaku diduga masih di bawah umur. Penyebaran ulang dinilai dapat memperburuk kondisi psikologis korban serta berpotensi melanggar aturan perlindungan anak.

Baca Juga :  Satlantas Pangandaran Ubah Pola Penertiban Lalu Lintas: Edukasi Didahulukan, Tilang Manual Jadi Langkah Terakhir

Kasus ini pun menuai reaksi keras dari warganet. Banyak yang menilai bukan hanya pelaku utama yang patut disorot, tetapi juga pihak yang merekam tanpa mencegah kejadian, karena dianggap turut melakukan pembiaran terhadap aksi perundungan.

Bullying di Lingkungan Pelajar Jadi Sorotan

Peristiwa ini kembali menegaskan bahwa praktik bullying di lingkungan pelajar masih menjadi persoalan serius. Diperlukan peran aktif keluarga, sekolah, dan aparat penegak hukum untuk mencegah serta menangani kasus serupa agar tidak terus berulang.

Masyarakat diimbau untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar dan berani melapor jika mengetahui adanya tindakan kekerasan atau perundungan, terutama yang melibatkan anak di bawah umur.(Kh0-Ank)

Facebook Comments Box

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *