Jelang Idulfitri, Permintaan Kerupuk Lanting di Pamarican Meningkat

Image of Kerupuk lanting (1)

Ciamis, pewarta.id  – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, permintaan kerupuk lanting khas Jawa di Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, mengalami lonjakan. Kondisi ini membuat para penjual kewalahan melayani pesanan dari masyarakat.

Salah satu penjual, Ahmad Sodiran, warga Dusun Sukahurip, mengungkapkan bahwa peningkatan pesanan mulai dirasakan sejak memasuki penghujung bulan Ramadan.

“Beberapa hari menjelang Lebaran, pesanan kerupuk lanting terus berdatangan. Banyak pembeli yang datang langsung ke rumah,” ujarnya, Selasa (17/3/2026).

Baca Juga :  Teruskan Perjuangan Mendiang Ayahnya, Putra Gardea Pindah ke Dapil 1 Bacaleg Partai Nasdem

Ia menjelaskan, setiap Ramadan dirinya selalu menambah persediaan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Meski saat ini banyak pilihan makanan lain seperti kue kering dan jajanan modern, kerupuk lanting tetap memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat.

“Kerupuk lanting masih jadi favorit, terutama di wilayah Pamarican,” katanya.

Untuk harga, kerupuk lanting dijual Rp30.000 per kilogram. Sedangkan untuk pembelian dalam jumlah besar atau satu bal berisi tiga kilogram, dipatok seharga Rp90.000.

Sodiran menambahkan, usaha yang dijalankannya bersama sang istri saat ini masih sebatas menjual dan mengemas ulang sesuai pesanan. Produk tersebut diperoleh dari pabrik, kemudian dipasarkan kembali kepada konsumen.

Baca Juga :  Petani Pamarican Rugi Puluhan Juta, Tiga Mesin Traktor Raib Dicuri Jelang Musim Tanam

Selain kerupuk lanting, ia juga menjual berbagai kebutuhan pokok guna menambah penghasilan.

Ke depan, Sodiran berharap dapat mengembangkan usahanya dengan memproduksi kerupuk lanting sendiri serta meningkatkan volume penjualan.

“Semoga ke depan bisa produksi sendiri dan usaha semakin berkembang,” harapnya.

Facebook Comments Box

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *